Buronan 'Most Wanted' Angkatan Darat AS Ditangkap Setelah 30 Tahun
Seorang buronan yang masuk dalam daftar 'Most Wanted' Angkatan Darat AS akhirnya berhasil ditangkap setelah hampir 30 tahun melarikan diri.
Mantan Sersan Staf Jesse Bussey, 69, ditangkap di Spanyol dan diekstradisi ke Amerika Serikat pada 8 Juni 2026.
>>> Korban Kecelakaan B-52 di California Diidentifikasi
Bussey menghilang dari pangkalan militer di Jerman pada September 1996, tepat sebelum menjalani sidang pengadilan militer karena menyerang beberapa prajurit lain.
Ia kemudian dihukum secara in absentia atas tuduhan pemerkosaan, penyerangan tidak senonoh, dan desersi, dengan hukuman 16 tahun penjara, penurunan pangkat, dan pemecatan tidak hormat.
Pelarian dan Penangkapan
Nick Ricigliano, seorang veteran Angkatan Darat dan Marshal AS yang telah memburu Bussey sejak 2019, akhirnya bertemu langsung dengan buronan tersebut.
"Saya sedikit terkejut melihat betapa tuanya dia dan betapa tidak sehatnya penampilannya," kata Ricigliano. "Sepertinya 30 tahun menunggu ketukan pintu telah berdampak fisik dan mental."
Ricigliano dan rekannya, Inspektur Senior Kevin Kamrowski, menggunakan berbagai metode penyelidikan, termasuk wawancara dengan keluarga, teman, dan mantan rekan Bussey.
Mereka menemukan bahwa Bussey sempat bergabung dengan Legiun Asing Prancis saat dalam pelarian.
Pada 2024, penyidik menerima informasi tentang seorang pria bernama David Osuji yang mengajar bahasa Inggris di sebuah sekolah di Malaga, Spanyol.
Pria itu kemudian diidentifikasi positif sebagai Bussey pada September 2024.
>>> RUU Baru Sederhanakan Status Tugas Cadangan dan Garda Nasional
Setelah melalui proses hukum dengan pemerintah Spanyol, hakim Spanyol mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November 2025.
Bussey menghabiskan waktu berbulan-bulan melawan ekstradisi sebelum akhirnya dikembalikan ke AS.
Kehidupan Selama Pelarian
Menurut Ricigliano, Bussey diperkirakan menyeberang ke Spanyol sebelum 9/11 dan menyelesaikan masa tugasnya di Legiun Asing Prancis sekitar tahun 2000-2001.
Setelah itu, ia sempat menjadi tunawisma di jalanan Paris.
Bussey mengaku kepada para Marshal bahwa ia diperlakukan keras di Legiun Asing Prancis, yang menggunakan kekerasan fisik untuk 'memaksakan budaya Prancis'.
Ia memilih alias David Osuji untuk menyamar sebagai warga negara Afrika.
Saat ini Bussey ditahan di United States Disciplinary Barracks di Fort Leavenworth, Kansas.
Bagi Ricigliano, menangkap Bussey setelah tujuh tahun menangani kasus ini menjadi puncak kariernya.
>>> Veteran Marinir Vietnam Akhirnya Terima Medal of Honor Setelah 58 Tahun
"Ini perasaan yang luar biasa. Anda merasa benar-benar berkontribusi memastikan para korban mendapatkan keadilan," ujarnya.
Update Terbaru
Ramalan Zodiak Cinta 22 Juni: Aquarius Lebih Perhatian, Virgo Hargai Pasangan
Senin / 22-06-2026, 13:28 WIB
Angkatan Laut AS Beri Penghargaan Mexican Border Defense Medal untuk Pelaut
Senin / 22-06-2026, 13:27 WIB
Pesawat B-52 Bawa 8 Awak Jatuh di Pangkalan Angkatan Udara Edwards
Senin / 22-06-2026, 13:27 WIB
Kecelakaan Tanker KC-46 Kedua: Kesalahan Kru Jadi Penyebab Boom Lepas
Senin / 22-06-2026, 13:22 WIB
RUU Veteran AS Berpotensi Kurangi Kompensasi Tinnitus untuk Biayai Manfaat Lain
Senin / 22-06-2026, 13:22 WIB
Program Stabilisasi SMA Bantu Prajurit Bertahan di TNI Tanpa Pindah Tugas
Senin / 22-06-2026, 13:22 WIB
Harga Pangan 22 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Melonjak Paling Tinggi
Senin / 22-06-2026, 13:17 WIB
Gareth Bale Yakin Jose Mourinho Mampu Benahi Ruang Ganti Real Madrid
Senin / 22-06-2026, 13:15 WIB
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Senin / 22-06-2026, 13:15 WIB
Desa Batuah: Mengelola Potensi Alam untuk Kesejahteraan Masyarakat
Senin / 22-06-2026, 13:14 WIB
Promo JSM Tip Top 22-24 Mei 2026: Diskon Besar untuk Kebutuhan Dapur
Senin / 22-06-2026, 13:14 WIB
Puasa Tasua dan Asyura 2026: Jadwal Berbeda Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
Senin / 22-06-2026, 13:14 WIB
OJK Sita 41 Aset Terkait Kasus Pidana Perbankan Syariah BPRS Gebu Prima
Senin / 22-06-2026, 13:14 WIB
DJP Integrasikan Coretax dengan Data Perbankan hingga Listrik
Senin / 22-06-2026, 13:14 WIB






