Harga sejumlah komoditas pangan pokok di pasar tradisional nasional mengalami lonjakan pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS Nasional) dari Bank Indonesia pukul 09.42 WIB, kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah.

in1

>>> Gareth Bale Yakin Jose Mourinho Mampu Benahi Ruang Ganti Real Madrid

Cabai rawit merah tercatat naik 10,3 persen atau Rp7.800 menjadi Rp83.550 per kilogram.

Cabai merah keriting juga melonjak 14,62 persen atau Rp8.100 ke Rp63.500 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah besar justru turun 7,17 persen menjadi Rp54.850 per kilogram.

Kenaikan Harga Beras dan Protein

Harga beras naik di semua kualitas.

Beras kualitas bawah I naik 15,02 persen menjadi Rp16.850 per kg, sedangkan beras super II naik 9,97 persen menjadi Rp18.750 per kg.

Daging ayam ras segar naik 4,32 persen menjadi Rp38.650 per kg.

>>> Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC

Daging sapi kualitas I naik tipis 0,44 persen ke Rp149.700 per kg, dan kualitas II naik 2,61 persen ke Rp143.700 per kg.

Telur ayam ras segar juga naik 5,16 persen menjadi Rp31.600 per kg.

Gula, Minyak Goreng, dan Bumbu Dapur Ikut Naik

Gula pasir premium melonjak 15,02 persen menjadi Rp23.350 per kg, dan gula pasir lokal naik 11,26 persen menjadi Rp21.250 per kg.

Minyak goreng curah naik 2,91 persen menjadi Rp21.200 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek I naik 3,73 persen ke Rp25.050 per kg, dan merek II naik 3,65 persen ke Rp24.150 per kg.

Bawang merah ukuran sedang melonjak 12,18 persen menjadi Rp61.700 per kg, dan bawang putih ukuran sedang naik 8,79 persen menjadi Rp46.400 per kg.

>>> Desa Batuah: Mengelola Potensi Alam untuk Kesejahteraan Masyarakat

Di tengah kenaikan, cabai rawit hijau justru turun 2,93 persen menjadi Rp53.050 per kg.