Umat Islam akan segera menjalankan puasa sunnah Tasua dan Asyura pada bulan Muharram 1448 H. Kedua puasa ini memiliki keutamaan besar karena Muharram disebut sebagai bulan Allah atau Syahrullah.

Rasulullah SAW bersabda, "Puasa yang paling utama setelah Ramadhan ialah puasa di bulan Allah, Muharram." (HR.

in1

>>> OJK Sita 41 Aset Terkait Kasus Pidana Perbankan Syariah BPRS Gebu Prima

Muslim).

Namun, jadwal puasa Tasua dan Asyura 2026 mengalami perbedaan antara versi Pemerintah-Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU). Perbedaan ini terjadi karena metode penetapan awal bulan Muharram yang tidak sama.

Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 dari Kementerian Agama RI dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, awal Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dengan demikian, puasa Tasua (9 Muharram) dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2026, dan puasa Asyura (10 Muharram) pada Rabu, 17 Juni 2026.

Jadwal Versi Nahdlatul Ulama

Lembaga Falakiyah PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, selisih satu hari dari ketetapan pemerintah dan Muhammadiyah.

>>> DJP Integrasikan Coretax dengan Data Perbankan hingga Listrik

Akibatnya, puasa Tasua menurut NU dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, dan puasa Asyura pada Kamis, 25 Juni 2026.

Perbedaan ini disebabkan metode yang digunakan: pemerintah memadukan rukyat dan hisab melalui sidang isbat, Muhammadiyah menggunakan hisab KHGT, sedangkan NU mengandalkan rukyatul hilal.

Niat Puasa Tasua dan Asyura

Niat puasa Tasua: "Nawaitu shauma ghadin'an adâ'i sunnatit Tasû'â lillâhi ta'âlâ" (Aku berniat puasa sunnah Tasu'a esok hari karena Allah SWT).

Niat puasa Asyura: "Nawaitu shauma yauma 'asyûra-a sunnata-lillâhi ta'âla" (Aku berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala).

Niat dapat dilafalkan pada malam hari atau sebelum fajar. Umat Islam dianjurkan sahur dan menahan diri dari hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga maghrib.

>>> IHSG Dibuka Hijau ke 6.189, 301 Saham Menguat

Selama berpuasa, disarankan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, bersedekah, dan berdoa.