Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Dipicu Masalah PLTU dan Pasokan Batu Bara
Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa mendapat sorotan dari kalangan akademisi.
Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menilai kendala teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) utama dan tersendatnya distribusi batu bara menjadi penyebab utama.
Menurut Fahmy, kelangkaan alokasi batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) yang dialami PT PLN merupakan masalah klasik yang terus berulang.
Padahal, Keputusan Menteri ESDM Nomor 1395 K/2018 telah menetapkan batas minimal kuota DMO sebesar 20 persen dari total produksi dengan harga khusus US$ 70 per metrik ton.
Namun, dalam praktiknya, aturan tersebut kerap diabaikan oleh perusahaan tambang. "Pada saat harga batu bara dunia tinggi, pengusaha cenderung mendahulukan ekspor ketimbang memasok ke PLN.
Dampaknya, PLN mengalami kekurangan pasokan yang berujung pada pemadaman bergilir," ujar Fahmy dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Mendesak Pembenahan Tata Kelola dan Pengawasan Ketat
Fahmy mendorong PLN untuk segera merestrukturisasi manajemen rantai pasok energi primer. Selain itu, perawatan dan pemeliharaan mesin PLTU secara periodik harus ditingkatkan untuk mencegah gangguan teknis.
>>> Barfly Camden Kembali Dibuka Setelah 10 Tahun, Jadi Panggung Debut Musisi Ikonik
Di sisi lain, pemerintah diminta membangun sistem pemantauan yang ketat guna memastikan volume dan ketepatan waktu pengiriman pasokan dari perusahaan tambang ke PLN.
Fahmy juga meminta Kementerian ESDM memberikan sanksi tegas bagi pelanggar aturan DMO.
"Pemerintah harus memberikan sanksi berupa denda, larangan ekspor, hingga pencabutan izin usaha bagi pengusaha yang tidak memenuhi kewajiban DMO," tegas Fahmy.
Ia menekankan pentingnya efek jera agar krisis pasokan tidak terulang.
Jika penanganan krisis energi primer ini berlarut-larut, reputasi PLN di mata masyarakat dikhawatirkan akan merosot.
>>> Pekerja Seks Bangun Portofolio Properti: Strategi Cerdas atau Risiko?
Fahmy bahkan menyindir, "Kalau pemadaman listrik bergilir tidak dapat segera diatasi, konsumen akan mengubah singkatan PLN menjadi Perusahaan Lilin Negara."
Update Terbaru
Travis Kelce Hadiri Balapan NASCAR di San Diego Saat Pesta Bujang
Senin / 22-06-2026, 15:42 WIB
Trump Sebut Vandalisme Reflecting Pool 'Gila', Perbaikan Segera Dimulai
Senin / 22-06-2026, 15:42 WIB
Kelly Osbourne Rayakan Hari Ayah Pertama Tanpa Ozzy
Senin / 22-06-2026, 15:37 WIB
Xander Zayas Yakin Kalahkan Boots Ennis dan Buktikan Diri Terbaik di 154 Pon
Senin / 22-06-2026, 15:37 WIB
Putra Mystikal Berharap Sang Ayah Dapat Bantuan di Penjara
Senin / 22-06-2026, 15:37 WIB
Korem 072/Pamungkas Buka Suara soal Video Viral Danrem di Jogja Marathon
Senin / 22-06-2026, 15:36 WIB
9 Aktris Brilian yang Sulit Dapat Peran karena Penampilan
Senin / 22-06-2026, 15:35 WIB
27 Ide Kreatif yang Bikin Tepuk Tangan, dari Anting Dinosaurus hingga Meja Tupai
Senin / 22-06-2026, 15:35 WIB
10+ Pasangan Selebriti yang Ternyata Seumuran, Ada yang Mengejutkan
Senin / 22-06-2026, 15:35 WIB
18 Momen Kocak Belanja Online: Ekspektasi vs Realita yang Bikin Ngakak
Senin / 22-06-2026, 15:35 WIB
6 Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Sadar Berbahaya bagi Kesehatan
Senin / 22-06-2026, 15:35 WIB
Angkatan Darat AS Habiskan Rp28 Triliun untuk 10.000 Headset AR yang Tak Terpakai
Senin / 22-06-2026, 15:32 WIB
Viral Momen Langka 4 Pasang Bayi Kembar 3 Lahir Hampir Bersamaan
Senin / 22-06-2026, 15:32 WIB
Polri Wajibkan Pemasangan Pelat Nomor di Depan dan Belakang, Ini Sanksinya
Senin / 22-06-2026, 15:32 WIB






