Sistem kecerdasan buatan pada mobil listrik Tesla ternyata masih memiliki celah keamanan yang cukup serius.

Dilansir dari Detik Oto, sistem keselamatan kendaraan tersebut dapat dikelabui hanya dengan miniatur kepala boneka pesepakbola ternama seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.

>>> Harga Emas Dunia Melonjak ke US$ 4.297,04 per Ons Troi

Boneka itu dijual seharga USD 10 atau sekitar Rp 170 ribuan.

Trik ini tengah viral di media sosial setelah banyak dipraktikkan oleh pemilik Tesla di China.

Mereka menggunakan miniatur kepala figur publik, termasuk Dwayne "The Rock" Johnson, untuk mengelabui Driver Monitoring System (DMS).

Tesla menempatkan kamera kecil berbasis AI di atas spion tengah untuk memantau mata dan gerakan kepala pengemudi.

Kamera ini memberikan alarm peringatan jika pengemudi lengah, mengantuk, atau bermain ponsel saat fitur Autopilot atau Full Self-Driving (FSD) aktif.

Namun, pemilik mobil menempelkan kepala boneka plastik menggunakan suction cup tepat di depan kamera interior di kaca depan.

>>> Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen

Posisi kamera Tesla yang agak tinggi dan menyorot ke bawah membuat sistem terkecoh oleh detail wajah statis boneka tersebut.

Sistem membaca objek buatan itu sebagai wajah manusia asli yang sedang siaga menatap jalan raya.

Seorang pemilik Tesla Model 3 mengaku kepada Wired bahwa ia sempat menjajal trik ini dalam perjalanan jauh.

Mobilnya melaju mulus selama 30 menit tanpa memberikan peringatan distracted-driver sama sekali, padahal ia asyik melakukan aktivitas lain.

Akal-akalan ini terus berkembang seiring peluncuran pembaruan sistem FSD (Supervised) yang diklaim lebih ketat oleh Tesla.

Beberapa pengemudi kini memasang layar monitor mini di depan kamera kendaraan.

>>> Perbanas: 88 Persen UMKM Informal Masih Andalkan Dana Pribadi

Layar tersebut memutar video pendek yang menampilkan wajah manusia asli yang sedang berkedip dan menengok secara natural.