Sistem kecerdasan buatan pada mobil listrik Tesla dilaporkan masih memiliki celah keamanan. Fitur keselamatan kendaraan pintar ini ternyata dapat dikelabui hanya dengan miniatur kepala boneka pesepakbola ternama.

Fenomena ini viral di media sosial, terutama di kalangan pemilik Tesla di China.

>>> Swiss Hadapi Bosnia: Ujian Pertahanan Rendah Setelah Qatar

Mereka menggunakan miniatur kepala figur publik seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, hingga Dwayne "The Rock" Johnson untuk menyiasati Driver Monitoring System (DMS).

Tesla menempatkan kamera kecil di atas spion tengah berbasis AI yang bertugas memantau mata dan gerakan kepala pengemudi.

Mobil akan membunyikan alarm peringatan jika pengemudi lengah, bermain ponsel, atau mengantuk saat Autopilot atau Full Self-Driving (FSD) aktif.

Para pemilik memanfaatkan celah ini dengan menempelkan kepala boneka plastik menggunakan suction cup di kaca depan mobil. Posisinya tepat di depan kamera interior kendaraan.

Sistem Tesla langsung terkecoh karena letak kamera interior yang agak tinggi dan menyorot ke arah bawah pengemudi.

>>> Menaker Siap Tinjau Ulang Aturan Outsourcing Jika Ada Aspirasi

Kepala boneka statis dengan fitur wajah mendetail dibaca sebagai wajah manusia asli yang sedang siaga menatap jalan.

Uji Coba Trik dan Pembaruan Sistem FSD

Seorang pemilik Tesla Model 3 mengaku kepada Wired bahwa ia sempat menguji trik ini dalam perjalanan jauh.

Hasilnya, mobil melaju mulus selama 30 menit tanpa memberikan peringatan pengemudi lengah, padahal ia sedang melakukan aktivitas lain.

Akal-akalan pemilik tidak berhenti pada boneka plastik.

>>> Korban Penipuan Umrah Hanania Travel Datangi DPR Minta Hak Kembali

Setelah Tesla meluncurkan pembaruan sistem FSD (Supervised) yang lebih ketat, beberapa pemilik memasang layar monitor mini di depan kamera yang memutar video pendek wajah manusia asli yang berkedip dan menengok secara natural.