Tim nasional esports Indonesia berhasil lolos ke babak utama nomor Honor of Kings (HOK) Asian Games 2026.

Kepastian itu didapat setelah mereka menyapu bersih seluruh pertandingan pada babak kualifikasi yang berlangsung di Malaysia, Kamis.

>>> Liverpool Sepakati Klausul Pelepasan Victor Munoz Senilai Rp750 Miliar

Pelatih kepala timnas esports Indonesia Richard Permana mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras para atlet, tim pelatih, dan dukungan berbagai pihak.

Ia mengapresiasi PBESI yang telah memberikan support untuk pelatnas mandiri.

Richard juga berterima kasih kepada manajemen klub OG, game publisher Timi, serta klub esports RRQ, Vesakha, dan Kagendra yang menaungi para atlet.

"Kami sangat bersyukur tim pelatih sangat proaktif merajut tim ini," kata Richard kepada ANTARA.

Indonesia tampil dominan sepanjang babak kualifikasi.

Mereka mengalahkan Mongolia 2-0, Uzbekistan 2-0, dan Pakistan 2-0 tanpa kehilangan satu gim pun, menorehkan catatan bersih 6-0.

Tak hanya itu, Indonesia juga membukukan statistik impresif dengan 77 kills tanpa satu pun tumbang sepanjang babak kualifikasi.

Richard mengatakan pencapaian itu tidak diperoleh secara instan.

Para atlet menjalani latihan intensif dengan fokus pada peningkatan kemampuan individu, koordinasi tim, dan pemahaman strategi. Semangat para pemain selama persiapan dinilai berada di atas standar yang ditetapkan.

Dalam latihan dan uji tanding, para pemain mampu menampilkan performa mendekati level tim-tim peserta King Pro League (KPL) China.

>>> Guru Siapkan Catatan Rapor Berisi Kata Motivasi Naik Kelas

KPL selama ini menjadi tolok ukur tertinggi kompetisi HOK dunia.

Meski telah mengamankan tiket ke babak utama, Richard menegaskan tim pelatih tidak ingin cepat berpuas diri.