Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mempertimbangkan untuk merevisi harga batu bara bagi PT PLN (Persero).

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan biaya produksi pemasok dan tantangan menjaga pasokan batu bara kalori menengah.

>>> Polisi Telusuri Aset Bos Hanania untuk Pulihkan Kerugian Korban

Saat ini, harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) ditetapkan sebesar 70 dolar AS per ton bagi PLN.

"Kami lagi menghitung plus minusnya, agar PLN tidak dirugikan, tapi pengusahanya juga tidak dirugikan," kata Bahlil kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis.

Kementerian ESDM mencermati adanya kendala pada batu bara kalori menengah, khususnya dengan spesifikasi sekitar 5.200 kcal per kg GAR yang dibutuhkan pembangkit PLN.

Biaya produksi di tambang juga meningkat karena rasio pengupasan tanah atau stripping ratio untuk batu bara kalori menengah sudah berada di kisaran 8 hingga 12 persen.

"Biaya produksinya kan sudah tinggi. Jadi, kami juga harus bijaksana agar teman-teman pengusaha juga jangan dibeli dengan harga yang sangat murah," ujarnya.

>>> PGN Luncurkan Program Bedah Dapur GasKita 2026, Hadiah Renovasi Gratis untuk Pelanggan Baru

Menurut Bahlil, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara kepentingan PLN sebagai pembeli dan pelaku usaha tambang sebagai pemasok.

Kenaikan harga batu bara untuk PLN tidak bisa dilihat hanya dari sisi beban biaya kelistrikan, tetapi juga dari keberlanjutan pasokan bagi pembangkit.

"Kalau beli harganya rugi, nggak mungkin juga. Karena pengusaha juga harus kami jaga agar mereka tidak rugi," imbuhnya.

Pemerintah saat ini masih menghitung opsi kebijakan, termasuk kemungkinan insentif atau penyesuaian formula harga acuan.

Menteri ESDM menegaskan perhitungan dilakukan agar PLN tidak dirugikan, namun pemasok juga tetap memiliki keekonomian yang wajar.

>>> Timnas Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Di tengah pembahasan tersebut, pemerintah memastikan pasokan listrik tetap aman. Bahlil menyebut kendala batu bara tidak sampai menimbulkan risiko pemadaman listrik.