PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur menyatakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Oelpuah di Kabupaten Kupang berperan penting dalam memasok listrik ke Pulau Timor saat beban puncak siang hari.

General Manager PT PLN UIW NTT F Eko Sulistyono mengatakan PLTS Oelpuah berkapasitas 5 MWp dan konsisten menyuplai listrik hijau ke warga pada siang hari.

>>> China Akan Kirim Bantuan Kemanusiaan Baru ke Iran dan Lebanon

PLTS Oelpuah merupakan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) skala besar yang telah beroperasi sejak 2016.

Eko menjelaskan ke depan listrik tidak hanya dituntut andal tetapi juga ramah lingkungan.

PLN telah menjalin sinergi dengan Independent Power Producer (IPP) untuk mengoptimalkan PLTS Oelpuah milik PT Surya Energi Indotama (SEI).

Sinergi ini merupakan langkah konkret menjaga keberlanjutan alam NTT melalui pengurangan emisi karbon.

>>> Satgas PASTI Hentikan Aktivitas KOL yang Promosikan Aset Keuangan Ilegal

PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal sekaligus bersih dengan memperkuat integrasi antara pembangkit dan sistem operasi.

Hal ini menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Timor.

PLTS Oelpuah menggunakan sistem on-grid yang terhubung langsung ke jaringan PLN tanpa baterai. Oleh karena itu, pembangkit hanya beroperasi pada pukul 06.00 hingga 18.00 WITA.

Pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan PLTS dalam rangka mewujudkan target swasembada energi sesuai pilar kedua Astacita.

>>> Dokter Ungkap Gejala Pembesaran Prostat Jinak yang Sering Diabaikan Pria

Secara keseluruhan, Indonesia memiliki potensi EBT mencapai 3.687 GW, dengan mayoritas 3.294 GW berasal dari energi surya.