Portugal Ditahan Kongo, Ronaldo Dinilai Buat Permainan Tak Wajar
Timnas Portugal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Kongo pada laga pertama Grup Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Hasil ini memicu kritik terhadap performa Cristiano Ronaldo yang dinilai membuat permainan tim menjadi tidak wajar.
>>> Pemerintah Pangkas Antrean Haji Indonesia Menjadi 26 Tahun
Portugal unggul lebih dulu lewat gol Joao Neves pada menit keenam. Namun, Kongo menyamakan kedudukan melalui Yoane Wissa menjelang turun minum.
Ronaldo yang tampil penuh selama 90 menit gagal memberikan kontribusi maksimal. Ia tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Catatan Opta menunjukkan bahwa penyerang veteran tersebut kini melewati 10 pertandingan kompetitif bersama Portugal tanpa mencetak gol.
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75%, Tekanan Global Masih Tinggi
Kritik dari Gael Clichy
Mantan pemain Timnas Prancis, Gael Clichy, memberikan pandangannya melalui BBC. Ia menilai kehadiran Ronaldo di lapangan memengaruhi mentalitas pemain muda Portugal.
"Ketika Anda menarik mereka keluar, Anda bisa melihat para pemain lain mulai berani mengambil tanggung jawab. Di sinilah keputusan manajer menjadi penting," kata Clichy.
Clichy menambahkan bahwa strategi permainan Portugal menjadi tidak berjalan alamiah akibat ketergantungan pada sang kapten. "Mereka mencoba bermain melebar karena berusaha menjangkaunya," ujarnya.
>>> OJK Tetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Dirut BEI Periode 2026-2030
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memiliki opsi penyerang lain seperti Goncalo Ramos dan Goncalo Guedes di bangku cadangan. Namun, ia tetap mempertahankan Ronaldo sebagai ujung tombak utama.
Update Terbaru
Chelsea Dekati Lima Pemain Real Madrid untuk Perkuat Skuad
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Rupiah Menguat ke 17.735 per Dolar AS pada Perdagangan Hari Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Harga Bitcoin Tembus 126 Ribu Dolar AS Menjelang Pertengahan Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Harga Crypto Hari Ini 18 Juni 2026 Bergerak Fluktuatif di Pasar Global
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kementerian ESDM Pangkas Insentif Biodiesel Jadi Rp32 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin untuk Haul Akbar Ulama Betawi di Monas
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
NATO Pantau Perkembangan Komunikasi Eropa-Rusia
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Panselnas Cabut Penalti Rp100 Juta dalam Seleksi KDKMP dan KNMP
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kritik Tajam untuk Cristiano Ronaldo Usai Portugal Imbang Lawan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 16:53 WIB
China Rilis Buku Putih Reformasi Tata Kelola Global untuk Isu Baru
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Gibran Usul Libatkan Pesantren hingga PKK dalam Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
HIPMI Stocks Sambut Positif Direksi Baru BEI, Dorong IPO Perusahaan Nasional
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Warga Koja Protes Sistem Zonasi SPMB, Anak Dekat Sekolah Tak Diterima
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
BNPB: Korban Meninggal Gempa Sulteng Bertambah Jadi Tiga Orang
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB






