Kementerian ESDM Pangkas Insentif Biodiesel Jadi Rp32 Triliun pada 2026
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan alokasi insentif biodiesel yang bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) untuk sepanjang tahun 2026 turun menjadi Rp32 triliun.
Nilai tersebut mencatat penurunan sebesar 31,9 persen jika dibandingkan dengan pagu insentif pada tahun 2025 yang mencapai Rp47 triliun, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz pada Kamis (18/6/2026).
>>> Masyarakat Bisa Mengurus Sertifikat Hak Milik Tanah Secara Mandiri
Dana sebesar Rp32 triliun tersebut dialokasikan untuk mendanai program biodiesel B40 serta kelanjutan program B50 yang dijadwalkan meluncur pada 1 Juli 2026.
Penurunan nilai insentif ini dipengaruhi oleh menyempitnya selisih harga antara indeks pasar biodiesel berbasis CPO dengan harga minyak solar fosil dunia yang sedang melonjak tinggi.
"Berkurang.
Tadinya Rp47 triliun-an [ke BPDP], menjadi Rp32 triliun," ujar Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (18/6/2026).
Pemerintah menegaskan bahwa dana BPDP bukan merupakan subsidi APBN, melainkan instrumen penutup selisih harga pasar, sehingga nilainya bisa bergerak dinamis bahkan menyentuh angka nol tergantung fluktuasi komoditas global.
"Kalau hitungan total ya jadi ada pengurangan [insentif], karena memang harga selisih ininya insentifnya kan enggak ada.
Jadi karena [harga] solarnya lebih tinggi terus malah FAME [fatty acid methyl ester] itu membantu karena selisih kan yang dibayarnya, selisih kurang ya ini kan adi tidak ada insentif," imbuh Eniya.
Meskipun terjadi efisiensi anggaran yang signifikan di paruh pertama tahun ini, Kementerian ESDM tetap mengantisipasi pergerakan harga minyak mentah dunia yang tidak menentu di sisa tahun berjalan.
Update Terbaru
Polisi Selidiki Pasangan yang Diduga Berhubungan Intim di Bianglala Konser Guns N' Roses
Kamis / 18-06-2026, 18:12 WIB
Infiniti Land dan UI Jalin Kerja Sama Riset Perumahan Berkelanjutan
Kamis / 18-06-2026, 18:11 WIB
Komisi III DPR Minta Polisi Tetapkan Komisaris Hanania Travel sebagai Tersangka
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
Mentan: Indonesia Swasembada Pangan Sesuai Standar FAO
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
Sekuriti Mal di Tambora Curi Sembako Rp70 Juta untuk Judi Online
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
5 Efek Samping Diet Tanpa Olahraga yang Perlu Diwaspadai
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
BI Perpanjang Keringanan Kartu Kredit hingga Desember 2026
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
Kritik Perut Buncit Saat Fan Meeting, Hyeri Janji Turunkan Berat Badan
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
IHSG Jatuh ke Level 6.172 Dipicu Aksi Jual Asing dan Kenaikan BI Rate
Kamis / 18-06-2026, 18:10 WIB
Wapres Ajak Mahasiswa Lihat Langsung Manfaat MBG di Wilayah 3T
Kamis / 18-06-2026, 18:09 WIB
Perbanas Dorong Revitalisasi Model Bisnis UMKM untuk Tingkatkan Kredit
Kamis / 18-06-2026, 18:09 WIB
Dishub DKI Sediakan 8 Kantong Parkir untuk Haul Akbar Ulama Betawi di Monas
Kamis / 18-06-2026, 18:08 WIB
Profil Hotel Sultan, Hotel Berusia Hampir 50 Tahun di Jakarta yang Kini Dieksekusi
Kamis / 18-06-2026, 18:08 WIB






