"Nah itu tergantung nanti harga minyaknya. Akan tetapi, kita berhitungnya masih rada naik begitulah rada tinggi solarnya.

>>> Lenovo Terbitkan Obligasi Konversi Rp35 Triliun untuk Refinancing Utang

Hitungan kami insentif nanti hanya di sekitaran Rp32,3 triliun untuk setahun," lanjut Eniya.

Terkait kesiapan regulasi teknis mandatori B50, pihak kementerian memastikan produsen FAME telah mampu memenuhi standar spesifikasi yang ditetapkan untuk mesin dan alat berat.

"Sudah, sudah, sudah kalau spek.

Jadi dari alat berat terus dipastikan speknya sudah turun 20 PPM untuk water content dan seterusnya monogliserida dan lain-lain itu.

Iyalah pasti [1 Juli 2026]," kata Eniya di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (17/6/2026).

Saat ini, dua keputusan menteri terkait volume alokasi dan penetapan waktu pelaksanaan B50 sedang menunggu penandatanganan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Pemerintah juga memproyeksikan total alokasi biodiesel tahun ini melonjak 12,5 persen menjadi 17,6 juta kiloliter dari target awal 15,64 juta kiloliter guna mengantisipasi lonjakan konsumsi pada momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026.

"Volume [masih dibahas]. Karena kan perkiraan Nataru, perkiraan ini kan dihitung semua.

>>> HIPMI Jakarta Selatan Sukses Gelar Musawarah Fest, Perkuat UMKM

Gitu. Terus kesiapan volume dari FAME-nya juga," tegas Eniya.