Lenovo Terbitkan Obligasi Konversi Rp35 Triliun untuk Refinancing Utang
Lenovo Group Ltd. berhasil menghimpun dana segar senilai US$2 miliar atau sekitar Rp35,58 triliun melalui penjualan obligasi konversi bertenor tujuh tahun.
Penerbitan dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz.
>>> HIPMI Jakarta Selatan Sukses Gelar Musawarah Fest, Perkuat UMKM
Perusahaan komputer dan server kecerdasan buatan (AI) asal Beijing itu menerbitkan obligasi konversi tanpa kupon yang jatuh tempo pada tahun 2033.
Premi konversi mencapai 47,5 persen dari harga penutupan saham di hari Rabu.
Penggunaan Dana dan Buyback Saham
Seluruh dana yang diperoleh dialokasikan untuk melakukan refinancing utang yang ada saat ini sekaligus membiayai pembelian kembali atau buyback saham perusahaan.
Manajemen menetapkan harga pembelian kembali untuk obligasi konversi tahun 2029 yang ada sebesar 293,2 persen dari nilai pokok.
Para investor memiliki opsi put setelah jangka waktu empat tahun berjalan.
>>> Ketrosden Triasmitra dan Ekamas Mora Republik Resmi Operasikan SKKL Rising 8
Lembaga keuangan global seperti JPMorgan Chase & Co., HSBC Holdings Plc, BNP Paribas SA, dan DBS Group Holdings Ltd. bertindak sebagai penata kesepakatan.
Langkah ini merupakan penerbitan obligasi konversi kedua bagi Lenovo dalam dua tahun terakhir.
Sebelumnya, Lenovo menjual instrumen serupa senilai US$2 miliar kepada perusahaan investasi milik Dana Investasi Publik Arab Saudi pada 2024.
Kinerja saham Lenovo di bursa Hong Kong mencatatkan kenaikan sebesar 165 persen tahun ini berkat posisi kuatnya di sektor AI.
Saham Lenovo menjadi performa terbaik dalam Indeks Hang Seng China Enterprises dengan nilai pasar mencapai US$39 miliar.
>>> Panduan Memperbaiki Baterai Lithium-ion Motor Listrik yang Performanya Menurun
Lenovo bergabung dengan deretan korporasi China yang memanfaatkan momentum harga saham tinggi dan biaya pinjaman lebih rendah melalui penerbitan obligasi konversi.
Update Terbaru
Samuel Sekuritas Borong Saham RLCO Akibat Tekanan Margin Call
Kamis / 18-06-2026, 17:53 WIB
Jeremy Clarkson Idap Kanker Prostat Ganas, Jalani Operasi
Kamis / 18-06-2026, 17:53 WIB
BKN Siapkan 145 Ribu ASN Hadapi Era Kecerdasan Buatan
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
Kejagung Telusuri Keterlibatan 26 Tokoh dalam Korupsi Badan Gizi
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
Kejagung Periksa Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Pekan Ini
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
DJP Identifikasi Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
Hacker Rusia Retas Puluhan Ribu Firewall Fortinet Lewat FortiBleed
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
Tujuh BUMN Gelar Program Blue Impact di Lampung Selatan
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
TNI AL Kirim 100 Prajurit ke Italia Jemput Kapal Induk Garibaldi
Kamis / 18-06-2026, 17:51 WIB
Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk OJK sebagai Dirut BEI 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Meksiko vs Korea Selatan: Perebutan Puncak Grup A Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Presiden Setujui Anggaran Rp100,1 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
HUT Jakarta: Pemkot Jaktim Gencarkan Kerja Bakti dan Pilah Sampah
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kompetensi Nakes di Dogiyai
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB






