PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi menyetujui pembaruan strategi pengelolaan modal, termasuk rencana pembelian kembali (buyback) saham senilai maksimal Rp 3,5 triliun untuk periode 2026-2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis (18/6/2026).

>>> Adu Spesifikasi Redmi Turbo 5 dan OnePlus Nord 6: Baterai Besar vs Pengisian Cepat

Perpanjangan Masa Jabatan Komisaris

Selain agenda buyback, pemegang saham juga menyetujui penunjukan kembali sejumlah anggota dewan komisaris.

Jabatan Agus DW Martowardojo sebagai Komisaris Utama, Marjorie Tiu Lau sebagai Komisaris Independen, dan Santoso Kartono sebagai Komisaris resmi diperpanjang setelah masa bakti mereka habis pada Juni 2026.

Rapat tersebut juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun buku 2025.

Kompensasi direksi, honorarium dewan komisaris, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) juga mendapat persetujuan tanpa perubahan susunan pengurus.

>>> SPMB 2026 Resmi Gantikan PPDB, Ini Syarat dan Jalur Pendaftaran SMP Negeri

Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemegang saham dan persetujuan seluruh agenda rapat.

Ia menegaskan komitmen perseroan untuk fokus pada penciptaan nilai tambah jangka panjang yang berkelanjutan.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari para pemegang saham serta persetujuan atas seluruh agenda yang diajukan pada RUPS hari ini," ujar Hans Patuwo dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).

>>> Sulawesi Tengah Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Magnitudo 6,7

Manajemen GOTO berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan ekosistem masyarakat luas, termasuk mitra pengemudi, konsumen, dan mitra pedagang yang bergantung pada layanan GoTo setiap hari.