Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah bertambah menjadi tiga orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan ketiga korban berada di Kabupaten Sigi, wilayah dengan dampak terparah.

>>> Polisi: Korban Penipuan Hanania Travel Diduga Capai 3.000 Orang

Hingga Kamis pukul 13.51 WIB, tercatat 17 orang luka berat dan 91 orang luka ringan.

Bencana ini memengaruhi sedikitnya 2.109 kepala keluarga atau setara 6.412 jiwa.

Korban meninggal tersebar di Desa Ampera, Kecamatan Palolo; Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki; dan satu korban lain yang baru diverifikasi petugas lapangan.

>>> Film Animasi KPop Demon Hunters Tembus 52 Pekan di Puncak Netflix

Gempa darat berkedalaman 10 kilometer itu merusak 1.652 unit rumah tinggal, terdiri dari 1.472 rumah rusak ringan, 111 rusak sedang, dan 69 rusak berat.

Selain itu, 42 rumah ibadah, 13 bangunan sekolah, dan delapan fasilitas perkantoran termasuk Kantor Bupati Sigi dan Kantor Bapperinda Sigi turut rusak.

Pemerintah Kabupaten Sigi menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. BNPB mengirimkan bantuan logistik darurat dan tenda pengungsian skala besar.

>>> Dishub DKI Sediakan 8 Kantong Parkir untuk Haul Akbar Ulama Betawi 2026

Kepala BNPB Suharyanto dijadwalkan menuju lokasi terdampak di Kabupaten Sigi pada Jumat (19/6) untuk mengoordinasikan penanganan darurat serta mengintegrasikan personel TNI dan Polri.