Banyak orang memilih diet untuk menurunkan berat badan, tetapi enggan berolahraga. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan efek samping yang serius bagi tubuh.

Berikut adalah lima efek samping yang perlu diwaspadai jika Anda hanya mengandalkan diet tanpa aktivitas fisik.

>>> BI Perpanjang Keringanan Kartu Kredit hingga Desember 2026

Hasil Penurunan Berat Badan Lebih Lambat

Proses penurunan berat badan bisa berjalan lebih lama karena metabolisme tubuh melambat akibat pengurangan kalori. Olahraga diperlukan untuk menjaga massa otot agar metabolisme tetap optimal.

Kehilangan Massa Otot

Menurut Dr. Andreas Wilson Setiawan, M. Kes.

, diet tanpa olahraga berisiko menurunkan massa otot. Tubuh akan memecah jaringan otot untuk dijadikan energi saat terjadi defisit kalori, sehingga tubuh menjadi lembek.

Kepadatan Tulang Berkurang

Tanpa olahraga, terutama latihan beban, tulang tidak mendapat stimulus untuk menjaga kepadatannya. Hal ini meningkatkan risiko osteoporosis di kemudian hari.

>>> Kritik Perut Buncit Saat Fan Meeting, Hyeri Janji Turunkan Berat Badan

Perubahan Hormon

Pola diet tertentu, seperti rendah lemak yang tidak diimbangi aktivitas fisik, dapat memengaruhi hormon.

Pada pria, kadar testosteron bisa menurun, sementara hormon metabolik terganggu, berdampak pada energi dan kesehatan jangka panjang.

Berat Badan Bisa Naik Kembali

Kondisi ini memicu fenomena yo-yo dieting, di mana berat badan kembali naik saat diet berhenti. Peningkatan lemak tubuh ini dikaitkan dengan risiko gangguan kesehatan jantung.

>>> IHSG Jatuh ke Level 6.172 Dipicu Aksi Jual Asing dan Kenaikan BI Rate

Untuk hasil yang optimal dan kesehatan jangka panjang, diet sebaiknya diimbangi dengan olahraga teratur.