Polisi Vietnam membongkar jaringan perdagangan daging kucing terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Operasi di Kota Ho Chi Minh pekan lalu menyelamatkan lebih dari 400 kucing hidup dan menangkap sembilan tersangka.

>>> Pemkot Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS 2026, Tanpa Kuota Guru

Menurut laporan Associated Press, sebagian besar kucing yang diselamatkan berhasil dikembalikan ke pemiliknya. Namun, beberapa kucing ditemukan mati dalam kondisi memprihatinkan.

Vietnam memiliki perdagangan gelap daging kucing dan anjing yang sangat menguntungkan. Daging kucing sering diolah menjadi sup atau semur, meskipun konsumsinya ilegal.

Tingginya permintaan menyebabkan banyak hewan peliharaan dicuri, bahkan dari Thailand dan Laos. Kucing-kucing itu kemudian diselundupkan ke toko daging khusus.

>>> Rockstar Gratiskan Pembaruan GTA V ke Konsol Generasi Terbaru

Negara Lain Konsumen Daging Kucing

China dikenal sebagai konsumen daging kucing dan anjing terbesar di dunia. Daging tersebut dipercaya bermanfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan metabolisme dan menghangatkan tubuh.

Di China, daging kucing dan anjing diolah menjadi sup, steak, atau dipadukan dengan sayuran dan nasi. Setiap tahun, lebih dari empat juta anak kucing dikonsumsi di negara ini.

Kamboja juga menjadi negara dengan konsumsi daging kucing yang tinggi.

>>> Republik Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Laga Hidup Mati Grup A

Menurut organisasi Four Paws, lebih dari satu juta kucing dibantai setiap tahun untuk dikonsumsi manusia, sebagian besar adalah hewan curian atau kucing liar.