Purbaya Yudhi Sadewa Lobi China untuk Dukung Penerbitan Panda Bond Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, sejak Rabu (17/6/2026).
Agenda utamanya adalah melobi Pemerintah dan investor China untuk mendukung penerbitan surat utang sovereign Panda Bond Indonesia.
>>> Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen, Rupiah Mulai Pulih
Panda Bond merupakan instrumen obligasi yang didenominasikan dalam mata uang Yuan atau Renminbi (RMB).
Surat utang ini diterbitkan oleh entitas asing di pasar domestik Tiongkok.
Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan China menguasai banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar, termasuk China International Trust Investment Corporation (CITIC).
"Sehingga dukungan dari Kementerian Keuangan China amat penting untuk kesuksesan penerbitan panda bond," kata Purbaya dalam keterangan video, dikutip Kamis (18/6/2026).
Pemerintah Indonesia menargetkan percepatan pemrosesan obligasi ini di pasar Tiongkok.
Proses tersebut dijadwalkan berjalan dalam waktu dekat setelah komunikasi intensif selesai dilakukan.
"Kan kita masih komunikasi dengan investor sekarang dan besok. Minggu depan kita akan mulai proses penerbitan panda bond," jelas Purbaya.
Penerbitan instrumen ini dinilai strategis bagi Indonesia untuk mendiversifikasi pembiayaan dan memperbanyak basis pemodal.
Kebijakan ini juga diharapkan mempererat hubungan ekonomi kedua negara.
Selain itu, langkah ini ditujukan untuk menguatkan implementasi Local Currency Transaction (LCT) atau penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.
Hubungan kerja sama sektor keuangan kedua pihak diharapkan makin mendalam.
Selama rangkaian kunjungan di Beijing, Purbaya dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan penting dengan pelaku usaha dan perbankan global.
Agenda tersebut melibatkan People's Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Update Terbaru
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 di Prambanan, Diikuti 10.200 Pelari
Kamis / 18-06-2026, 19:11 WIB
IDAI Soroti Kejanggalan Kasus Hukum Dokter Anak di Pangkalpinang
Kamis / 18-06-2026, 19:11 WIB
Triasmitra Targetkan Pendapatan Rp1,01 Triliun pada 2026 Usai Proyek SKKL Rampung
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Timnas Jerman Targetkan Kemenangan Lawan Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Ketrosden Triasmitra Targetkan Pendapatan Rp1,01 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Polisi New York Siaga Cegah Lonjakan Perdagangan Seks di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
BPOM Terbitkan Aturan Baru Sertifikasi Kosmetik untuk Permudah Izin
Kamis / 18-06-2026, 19:09 WIB
BI Turunkan Batas Pembelian Dolar AS Jadi US$ 10.000 per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 19:09 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Rp71,12 Miliar di Kuartal I 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Wamendagri: SE Nobar Piala Dunia Dorong Ekonomi Daerah
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
DPR Ajak UMKM Perempuan Riau Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
BI Batasi Pembelian Dolar AS Tanpa Dokumen Jadi US$ 10.000 per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Tertinggi Sepanjang Masa Rp71,12 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB






