Pemerintah Kota Jambi resmi mengajukan usulan 330 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 kepada pemerintah pusat.

Langkah ini dilakukan untuk mengisi posisi strategis yang kosong akibat gelombang pensiun pegawai.

>>> Rockstar Gratiskan Pembaruan GTA V ke Konsol Generasi Terbaru

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi, Rizalul Fikri, menyatakan bahwa pihaknya belum mengetahui berapa jumlah formasi yang akan disetujui pusat.

Keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

Rizalul Fikri menegaskan bahwa usulan formasi tahun ini tidak mencakup tenaga guru.

"Guru jumlahnya sudah cukup, sehingga tidak ada usulan rekrutmen guru pada penerimaan CPNS 2026," ujarnya di Jambi, Rabu (17/6/2026).

Pengajuan 330 formasi ini diprioritaskan untuk menggantikan sekitar 240 ASN di lingkungan Pemkot Jambi yang memasuki masa pensiun tahun ini.

>>> Republik Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Laga Hidup Mati Grup A

Kebijakan tersebut mengikuti regulasi Kementerian Dalam Negeri yang mewajibkan usulan formasi baru sebanding dengan jumlah pegawai yang pensiun.

Di sisi lain, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengklarifikasi bahwa hingga pertengahan Juni 2026, pemerintah belum membuka pendaftaran CPNS 2026 secara nasional.

Pernyataan ini menyusul maraknya poster hoaks berisi tautan pendaftaran palsu di media sosial.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital. "Jangan sampai keinginan menjadi ASN dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," imbaunya.

>>> Swiss vs Bosnia: Perebutan Poin Penuh di Grup B Piala Dunia 2026

Pemerintah melalui Kementerian PANRB saat ini masih memproses pendataan usulan kebutuhan ASN dari seluruh instansi. Jadwal resmi pendaftaran seleksi CASN 2026 akan diumumkan setelah proses tersebut selesai.