Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat ke posisi 17.735,0000 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026 pagi ini.

Mata uang Garuda berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,07 persen dari sesi perdagangan sebelumnya di pasar spot global.

>>> Harga Bitcoin Tembus 126 Ribu Dolar AS Menjelang Pertengahan Juni 2026

Pergerakan nilai tukar rupiah ke dollar hari ini membawa sedikit angin segar bagi pasar domestik setelah mengalami tekanan berat.

Berdasarkan data historis harian dari Trading Economics, mata uang rupiah sebelumnya sempat terdepresiasi sebesar 0,38 persen dalam satu bulan terakhir.

Jika ditarik lebih jauh dalam periode 12 bulan ke belakang, performa mata uang Indonesia ini sebenarnya telah mengalami penurunan performa sebesar 8,56 persen.

Tekanan eksternal yang kuat menjadi alasan utama di balik volatilitas pergerakan valuta asing sepanjang tahun ini.

Meskipun kurs dollar hari ini menunjukkan penguatan tipis, posisi rupiah masih berada dalam zona kewaspadaan tinggi.

Pada awal Juni 2026 ini, pergerakan nilai tukar USD/IDR sempat mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa sejak pencatatan historis dimulai.

Sesi perdagangan bulan ini menorehkan rekor pelemahan terpahit bagi mata uang dalam negeri.

Berdasarkan data historis komparatif periode tahun 1994 hingga 2026, nilai tukar dolar AS sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di angka 18.234.

Kondisi performa mata uang terkini sangat kontras jika dibandingkan dengan posisi historis beberapa dekade lalu.

Data statistik menunjukkan bahwa nilai terendah yang pernah dicapai mata uang dolar AS terhadap rupiah berada di level 2.096,00.

Perbandingan Nilai Pasar Tengah dan Kurs Perbankan

Berdasarkan acuan global pada pukul 09:05 UTC hari ini, nilai tukar pasar tengah atau mid-market rate berada di posisi 17.867,6 IDR untuk 1 USD.