PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi menyetujui sejumlah agenda penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Rapat tersebut digelar pada Kamis (18/6/2026). Salah satu poin krusial yang disetujui adalah pembaruan strategi pengelolaan modal perseroan.

>>> Apa Penyebab Daveigh Chase Meninggal Dunia? Inilah Kronologi Kematian Pemeran Samara di The Ring di Usia 35 Tahun, Benarkah Akibat Serangan Jantung?

Langkah ini mencakup rencana aksi korporasi pembelian kembali saham atau buyback untuk periode tahun 2026 hingga 2027.

Alokasi dana maksimal yang disiapkan perseroan untuk agenda buyback ini mencapai Rp 3,5 triliun.

Susunan Dewan Komisaris Tetap

Selain kebijakan modal, rapat tersebut juga mengesahkan penunjukan kembali jajaran dewan komisaris yang masa jabatannya berakhir pada Juni 2026.

Posisi Komisaris Utama kembali diamanahkan kepada Agus DW Martowardojo. Marjorie Tiu Lau tetap menjabat sebagai Komisaris Independen dan Santoso Kartono sebagai Komisaris.

GOTO tidak melakukan perombakan pada susunan dewan komisaris maupun direksi demi menjaga kontinuitas kepemimpinan dan tata kelola perusahaan.

>>> Pertamina Patra Niaga Genjot Kenyamanan dan Kualitas Layanan SPBU

Agenda rapat turut menyetujui laporan tahunan serta laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun buku 2025.

Persetujuan juga diberikan untuk kompensasi, remunerasi direksi, honorarium, tunjangan dewan komisaris, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP).

Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemegang saham dan persetujuan seluruh agenda rapat.

Hans Patuwo menegaskan bahwa perseroan berkomitmen penuh untuk memprioritaskan penciptaan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan masyarakat luas.

>>> Rekor 3.623 Pendaki Terjebak di Pegunungan Jepang Sepanjang 2025

"Seiring dengan berjalannya tahun 2026, kami tetap fokus untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan jutaan masyarakat Indonesia yang bergantung pada GoTo setiap harinya, termasuk mitra pengemudi, konsumen, dan mitra pedagang kami," kata Hans Patuwo.