Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M.

Rizal Taufikurahman menilai kecepatan pencairan pembiayaan menjadi faktor penting agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir.

>>> UMSU dan UniSZA Malaysia Jalin Kerja Sama Internasional

Menurut Rizal, Kopdes tidak cukup hanya menawarkan pinjaman berbunga rendah. Layanan yang cepat dan mudah diakses juga harus diberikan.

"Kopdes harus mengungguli rentenir dalam kecepatan layanan, bukan hanya suku bunga," kata Rizal yang juga Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat sering menggunakan jasa rentenir karena kebutuhan mendesak dapat dipenuhi dengan cepat tanpa prosedur rumit.

Oleh karena itu, desain pembiayaan Kopdes perlu menyesuaikan kebutuhan masyarakat desa, terutama pelaku usaha mikro dan petani yang membutuhkan akses modal cepat.

"Pembiayaan ideal adalah tanpa birokrasi berbelit, pencairan maksimal 1x24 jam, angsuran mengikuti siklus usaha, serta terintegrasi dengan pendampingan dan akses pasar," ujarnya.

Rizal menambahkan bahwa ketergantungan terhadap rentenir dan tengkulak tidak hanya soal akses pembiayaan, tetapi juga kemudahan layanan.

>>> Bioskop Trans TV Tayangkan Film Pixels Malam Ini

Tengkulak sering membantu pemasaran hasil produksi, sehingga memiliki hubungan kuat dengan pelaku usaha di desa.

Ia menilai Kopdes perlu dirancang sebagai ekosistem layanan ekonomi desa yang terintegrasi, bukan sekadar lembaga penyalur kredit.

Pembiayaan harus didukung pelatihan usaha, digitalisasi, akses pasar, asuransi usaha, serta kemitraan dengan sektor swasta.

Rizal mengingatkan bahwa kredit murah tanpa model bisnis produktif dan tata kelola profesional berpotensi menimbulkan moral hazard serta meningkatkan kredit bermasalah.

Hal ini dapat membebani keuangan negara jika tidak diiringi pengelolaan yang baik dan penguatan kapasitas penerima manfaat.

Pemerintah menyiapkan Kopdes Merah Putih dengan salah satu unit usaha berupa lembaga keuangan ultramikro yang menawarkan pembiayaan berbunga rendah.

>>> Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Yield Obligasi Pemerintah dan Korporasi

Layanan ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat agar tidak terjerat rentenir maupun pinjaman ilegal.