Ketrosden Triasmitra dan Ekamas Mora Republik Resmi Operasikan SKKL Rising 8
PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) bersama PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) meresmikan pengoperasian Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8 pada Rabu (17/6/2026).
Pembangunan infrastruktur digital sepanjang 1.128,5 kilometer ini telah menyelesaikan segmen pertama yang menghubungkan Tanjung Pakis di Jakarta menuju Tanjung Bemban di Batam.
>>> Panduan Memperbaiki Baterai Lithium-ion Motor Listrik yang Performanya Menurun
Proyek kabel bawah laut ini menggunakan teknologi repeatered system produksi Norddeutsche Seekabelwerke GmbH (NSW) asal Jerman di bawah naungan Prysmian Group.
Kapasitas minimum yang didukung mencapai 400 Tbps.
Konektivitas ini terintegrasi langsung dengan Nusantara Data Center (NDC) milik MoraRepublic di Batam yang bersertifikasi Tier-3, serta Cable Landing Station dan Data Center milik Triasmitra di Jakarta.
Jalur alternatif ini ditargetkan untuk operator telekomunikasi, Penyedia Layanan Internet (ISP), penyedia konten, serta perusahaan dengan kebutuhan bandwidth tinggi.
Pengoperasian Mandiri dan Rencana Ekstensi
"Rising 8 kini sudah ready for service.
Kami yakin Rising 8 akan jadi pilihan yang solid bagi pelanggan yang membutuhkan koneksi andal baik di dalam maupun ke luar negeri," kata Titus Dondi Patria, Direktur Utama & CEO PT Ketrosden Triasmitra Tbk.
>>> IDI Protes Kriminalisasi Dokter Ratna dalam Kasus RSUD Depati Hamzah
Pengoperasian sistem ini dilakukan secara mandiri oleh perusahaan untuk memastikan redundansi jaringan yang krusial bagi kontinuitas operasional.
Langkah berikutnya adalah pembangunan ekstensi untuk segmen Batam menuju Singapura.
"Dan pada proyek Rising 8 inilah untuk pertama kalinya kami melakukan penggelaran SKKL secara mandiri dari sejak perizinan, penggunaan kapal, sampai tenaga ahlinya," ujar Titus.
Kehadiran jalur ganda dari SKKL Rising 8 diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan konektivitas dan downtime bagi pengguna jaringan existing.
Pihak manajemen menilai koridor Indonesia-Singapura memiliki potensi pertumbuhan yang sangat tinggi seiring dengan ekspansi layanan cloud dan digitalisasi korporasi.
>>> Ahli Neurologi Ungkap Penyebab Medis Tubuh Sering Merinding Spontan
"Infrastruktur telekomunikasi yang kuat tidak hanya meningkatkan kualitas konektivitas, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi digital dan percepatan pemerataan akses digital di Indonesia," kata Timotius Max Sulaiman, Direktur Utama dan CEO PT Ekamas Mora Republik Tbk.
Update Terbaru
Kejagung Periksa Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Pekan Ini
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
DJP Identifikasi Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
Hacker Rusia Retas Puluhan Ribu Firewall Fortinet Lewat FortiBleed
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
Tujuh BUMN Gelar Program Blue Impact di Lampung Selatan
Kamis / 18-06-2026, 17:52 WIB
TNI AL Kirim 100 Prajurit ke Italia Jemput Kapal Induk Garibaldi
Kamis / 18-06-2026, 17:51 WIB
Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk OJK sebagai Dirut BEI 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Meksiko vs Korea Selatan: Perebutan Puncak Grup A Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Presiden Setujui Anggaran Rp100,1 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
HUT Jakarta: Pemkot Jaktim Gencarkan Kerja Bakti dan Pilah Sampah
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kompetensi Nakes di Dogiyai
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Menteri Perdagangan Wajibkan Pedagang E-Commerce Miliki NIB Mulai Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Jeffrey Hendrik Resmi Jadi Dirut BEI 2026-2030, Tantangan Reformasi Pasar Modal
Kamis / 18-06-2026, 17:50 WIB
Ditjen Pajak Waspadai Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 17:48 WIB
NASA Tunjuk Relativity Space untuk Misi Ilmiah ke Mars
Kamis / 18-06-2026, 17:48 WIB






