Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melaporkan delapan menara base transceiver station (BTS) di wilayah Palu, Sulawesi Tengah, telah pulih setelah gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang daerah tersebut pada Selasa (28/1).

Berdasarkan data Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kemkomdigi hingga pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 29 situs BTS dari total 2.601 situs atau 1,04 persen di tiga kabupaten dan kota terdampak gangguan layanan telekomunikasi akibat gempa.

>>> Irak vs Norwegia: Duel Perdana di Grup I Piala Dunia 2026

Dari jumlah tersebut, delapan situs telah berhasil dipulihkan atau sekitar 27,59 persen dari total situs terdampak.

Data PMT menunjukkan masih terdapat 21 situs atau 72,41 persen yang berada dalam kondisi down.

Gangguan tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso.

Pemulihan tercepat terjadi di Kota Palu dengan lima situs yang telah kembali beroperasi, disusul Kabupaten Sigi sebanyak tiga situs.

Sementara itu, proses pemulihan masih berlangsung di Kabupaten Poso yang memiliki 13 situs terdampak.

Berdasarkan laporan operator telekomunikasi, gangguan disebabkan jalur transmisi dan pasokan listrik terputus akibat dampak gempa.

>>> Kelenjar Timus yang Terlupakan Ternyata Bisa Prediksi Usia Harapan Hidup

Pemerintah melalui Kemkomdigi terus berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, pemerintah daerah, dan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan layanan di seluruh wilayah terdampak.

Kemkomdigi juga memantau kondisi personel dan fasilitas telekomunikasi di lapangan.

Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat laporan korban di lingkungan fasilitas telekomunikasi yang terdampak gempa. Kemkomdigi berkomitmen akan terus menyampaikan perkembangan terkini mengenai proses pemulihan jaringan.

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, pukul 10.27 WIB.

Episentrum gempa terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, atau 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.

Gempa berkategori dangkal dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

>>> Ilmuwan Ungkap Fakta Baru Anjing Hantu di Hutan Amazon

Selang tiga menit pascagempa utama, USGS mendeteksi gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 yang berpusat di 44 kilometer timur tenggara Palu dengan kedalaman yang sama.