Pemerintah Kota Bandung bersiap menyambut pengaktifan kembali penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara. Langkah ini diambil untuk mendongkrak sektor pariwisata dan memulihkan aktivitas ekonomi lokal.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan bahwa pihaknya menunggu reaktivasi bandara tersebut. Ia berharap langkah ini dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi.

>>> Doa Setelah Shalat Sunnah Usai Tawaf, Amalan yang Dianjurkan

Reaktivasi ini berdasarkan instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan kerja ke Kota Bandung. Presiden menugaskan Bappenas dan Kementerian Pertahanan untuk melakukan kajian mendalam.

Farhan menjelaskan bahwa daya tarik kuliner Bandung saat ini menjadi tren yang diminati wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia.

Menurutnya, di Malaysia berkembang anggapan bahwa Bandung merupakan salah satu destinasi kuliner terbaik di Asia.

Penguatan nilai tukar ringgit terhadap rupiah juga menjadi faktor pendorong. Biaya perjalanan ke Bandung menjadi lebih terjangkau bagi turis Malaysia.

>>> J&T Express Tutup Roadshow Kewirausahaan Mahasiswa di Jakarta

Pemerintah daerah kini menyiapkan layanan angkutan umum penunjang demi kemudahan mobilitas penumpang.

Farhan mengatakan akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait, terutama mengenai perbaikan dan pemeliharaan sarana-prasarana.

Farhan menegaskan bahwa Bandara Husein Sastranegara tidak ditutup, tetapi aktivitas penerbangan komersialnya sangat terbatas. Reaktivasi ini ditargetkan mampu memulihkan volume lalu lintas udara di Kota Bandung.

Ia berharap operasional bandara dapat kembali mendongkrak arus penumpang seperti pada 2019.

>>> Gibran Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Kecerdasan Buatan

Saat itu jumlah pengguna jasa penerbangan mencapai sekitar 3,8 juta orang, terdiri dari tiga juta penumpang domestik dan 800 ribu penumpang internasional.