Tren positif di pasar keuangan Indonesia belakangan ini bukanlah kebetulan.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, membeberkan sejumlah faktor yang menjadi motor penggerak penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah.

>>> Kemenkeu Salurkan KUR Rp 124,7 Triliun hingga Juni 2026

Menurut Rosan, performa apik tersebut merupakan hasil dari berbagai kebijakan strategis yang dieksekusi pemerintah. Kebijakan itu dinilai mampu mendongkrak optimisme para pelaku pasar.

Rosan menjelaskan bahwa lonjakan performa IHSG dan rupiah ditopang oleh perbaikan sentimen investor terhadap kondisi perekonomian nasional.

Tingkat kepercayaan investor global terhadap stabilitas ekonomi Indonesia yang semakin solid juga memegang peranan krusial.

>>> BPDP Setor Rp 17,4 Triliun ke Kas Negara hingga Mei 2026

Langkah-langkah pemerintah dalam memelihara fundamental ekonomi, memperkokoh iklim investasi, serta memacu pertumbuhan sektor riil memberikan impresi positif bagi pasar keuangan domestik.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah derasnya arus modal asing yang mengalir masuk ke pasar saham maupun obligasi dalam negeri.

Masuknya investasi internasional ini merefleksikan tingginya keyakinan para pemodal luar negeri terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

>>> Wall Street Menguat, Penurunan Harga Minyak Redakan Kekhawatiran Inflasi

Hal ini terjadi meskipun situasi ekonomi global masih diselimuti berbagai tantangan. Rosan menegaskan bahwa kombinasi kebijakan domestik dan kepercayaan investor menjadi kunci penguatan IHSG dan rupiah.