Danantara Naikkan Nilai Obligasi Global Jadi 1,5 Miliar Dolar AS
Badan Pengelola Investasi Danantara meningkatkan nilai penerbitan obligasi perdana atau global bond menjadi 1,5 miliar dolar AS.
Angka ini naik dari target awal sebesar 1 miliar dolar AS.
>>> Insta360 Luncurkan Kamera Gimbal Luna Ultra dengan Lensa Leica dan Video 8K
Langkah ini diambil untuk merespons tingginya permintaan pasar internasional. Penawaran obligasi Danantara mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed mencapai 4,6 miliar dolar AS.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan perkembangan ini di Jakarta pada Senin (15/6/2026).
Ia baru saja melaporkan hasil roadshow ke berbagai pusat keuangan dunia kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Ini merupakan hasil yang sangat baik dan menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap Indonesia," kata Rosan dalam konferensi pers.
Peningkatan nilai obligasi tersebut dibagi ke dalam dua instrumen surat utang, yakni tenor lima tahun dan sepuluh tahun.
Jadwal penandatanganan resmi sudah rampung dan proses pencairan dana akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Yang terpenting, ini bukan sekadar komitmen.
Pada 11 Juni telah dilakukan penandatanganan dan pada 18 Juni dana akan masuk ke rekening Danantara," ujar Rosan.
>>> Prancis Ungguli Senegal dalam Perbandingan Indikator Ekonomi
Realisasi pemesanan bond yang melonjak hingga empat kali lipat ini mematahkan berbagai spekulasi negatif. Spekulasi tersebut menyangkut tingkat risiko investasi dan kredibilitas lembaga pengelola investasi baru bentukan pemerintah.
"Fakta ini membuktikan kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap tinggi. Kami lebih suka berbicara berdasarkan angka dan fakta.
Dan fakta menunjukkan bahwa minat investor terhadap Indonesia sangat kuat," tutur Rosan.
Rosan menilai besarnya komitmen modal asing yang masuk dengan tingkat imbal hasil kompetitif menunjukkan prospek ekonomi Indonesia yang stabil.
"Hasil roadshow ini berada di luar ekspektasi banyak pihak. Sebelumnya ada yang meragukan apakah obligasi Danantara akan diminati dan menganggap biaya pendanaannya akan tinggi.
Ternyata kedua asumsi tersebut tidak terbukti," katanya.
Berdasarkan data sebaran investor, surat utang tenor lima tahun diserap oleh investor Amerika Serikat sebesar 38 persen, Eropa dan Timur Tengah 41 persen, serta Asia 21 persen.
>>> Mengenal Tiga Peringatan Global yang Jatuh Setiap 2 April
Sementara untuk tenor sepuluh tahun, porsi investor Amerika Serikat mencapai 52 persen, Eropa dan Timur Tengah 31 persen, serta Asia sebesar 17 persen.
Update Terbaru
Kementerian PU Evaluasi Tol Bocimi Km 72 dan Percepat Seksi 3
Selasa / 16-06-2026, 23:00 WIB
Jeremy Doku Rencanakan Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak Pertama
Selasa / 16-06-2026, 22:59 WIB
Ruben Onsu Sindir Video Giorgio Antonio, Perusahaan Bantah Status CEO
Selasa / 16-06-2026, 22:59 WIB
ETS Transformasikan TOEFL iBT untuk Dukung Karier Internasional Pelajar
Selasa / 16-06-2026, 22:59 WIB
Turnamen Bulutangkis Internasional Hundred Hoo Haa Cup 2026 Resmi Ditutup
Selasa / 16-06-2026, 22:57 WIB
Argentina vs Aljazair: Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:57 WIB
Chevrolet Silverado 2027 Hadirkan Dua Mesin V8 Baru di Tengah Tren Turbo
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Tori Penso Ukir Sejarah Jadi Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Oppo A55 5G: Pilihan Ponsel Bekas Rp1 Jutaan dengan Konektivitas 5G di 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Mengenal Hari Besar Nasional dan Internasional Setiap Tanggal 2 Mei
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Promo Alfamart 16-31 Mei 2026: Diskon Kebutuhan Dapur Sambut Idul Adha
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
TVRI Siarkan Gratis Seluruh Pertandingan Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:55 WIB
Hyperice Buka Experience Center Pertama di Indonesia untuk Dukung Pemulihan Fisik Pelari
Selasa / 16-06-2026, 22:55 WIB






