Tanggal 2 April menjadi momen penting bagi sejumlah peringatan global yang berfokus pada kemanusiaan, pendidikan, dan literasi.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu krusial, seperti autisme, minat baca anak, dan penyebaran hoaks.

>>> Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi dan Palu, Puluhan Rumah Rusak

Hari Kesadaran Autisme Sedunia

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 2 April sebagai World Autism Awareness Day sejak 2007.

Autisme adalah kondisi perkembangan saraf yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku seseorang.

Kampanye ini menggunakan simbol warna biru sebagai bentuk solidaritas global.

Tujuannya menghapus stigma negatif dan diskriminasi, serta mendukung akses pendidikan dan pekerjaan yang inklusif bagi penyandang autisme.

Hari Buku Anak Internasional

International Children's Book Day juga diperingati setiap 2 April untuk menggalakkan minat baca anak di seluruh dunia.

>>> Unpad Buka Seleksi Mandiri Prestasi Akademik dan Rapor 2026, Biaya Rp300.000

Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari lahir Hans Christian Andersen, penulis dongeng klasik terkenal.

Peringatan ini mendorong penerbitan buku anak berkualitas guna merangsang imajinasi dan kreativitas sejak dini.

Hari Fakta dan Kebenaran Internasional

International Fact-Checking Day merupakan peringatan opsional yang digerakkan oleh komunitas media, jurnalis, dan pemeriksa fakta.

Fokusnya adalah mengedukasi publik agar lebih kritis dalam menerima informasi di era digital.

>>> Kemenkeu Optimalkan 966 Barang Milik Negara untuk Program Prioritas

Melalui literasi digital, diharapkan penyebaran berita bohong dapat ditekan.