Dedi Mulyadi Imbau Calon Siswa Jabar Tak Paksakan Sekolah Penuh
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para orang tua dan calon siswa baru untuk tidak memaksakan diri mendaftar ke sekolah yang sudah penuh pendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026.
Pendaftaran SPMB Jabar 2026 dimulai pada Senin, 15 Juni 2026. Proses ini dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juli 2026.
>>> Empat Hari Besar Internasional dan Komunitas yang Diperingati Setiap 16 Mei
Dedi Mulyadi menekankan pentingnya memanfaatkan seluruh pilihan sekolah yang tersedia. Hal ini untuk memperbesar peluang kelulusan pendaftaran.
"Masih banyak sekolah-sekolah negeri yang belum cukup peminatnya. Manfaatkan ruang ini dengan baik, jangan keukeuh di sekolah yang sudah numpuk pesertanya," kata Dedi Mulyadi.
Gubernur memastikan seluruh calon peserta didik tingkat SMA dan SMK telah terintegrasi dalam sistem. "Karena siswa-siswa kita yang masuk SMA, SMK sudah terdaftar di PCMB," tuturnya.
Orang tua diminta tetap tenang dan mengikuti prosedur pendaftaran yang telah ditetapkan. Sistem aplikasi yang disediakan diklaim mempermudah pemilihan sekolah tujuan.
"Di SPMB ini nanti tinggal klik saja sesuai dengan petunjuk teknis yang ada di aplikasi SPMB," ujar Dedi Mulyadi.
Alternatif Sekolah Penyangga dan SMA Terbuka
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan alternatif berupa sekolah penyangga di kawasan perbatasan. Selain itu, ada layanan SMA Terbuka yang ijazahnya setara dengan sekolah reguler.
>>> Memahami Thucydides Trap dalam Ketegangan Hubungan AS dan China
"Bagi yang wilayah perbatasan, nanti ada namanya sekolah penyangga, manfaatkan. Yang penting anak-anak kita sekolah.
Bagi mereka yang anak-anaknya tidak bisa tiap hari ke sekolah, manfaatkan namanya sekolah terbuka, SMA terbuka," tutur Dedi Mulyadi.
Pemerintah daerah juga menggandeng sekitar 700 sekolah swasta dalam program Beasiswa Pancawaluya. Program ini menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak lolos seleksi negeri.
"Ada 700 sekolah swasta yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi.
Kita memasuki era di mana anak-anak sekolah negeri dan sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi tidak dipungut biaya oleh sekolah," tutur Dedi Mulyadi.
>>> DBL Indonesia Gandeng Aqua sebagai Mitra Utama Kompetisi Dance
Kebijakan penjaminan biaya ini diterapkan sebagai wujud tanggung jawab pemenuhan hak pendidikan yang merata di Jawa Barat.
Update Terbaru
Fenomena Tas 'Kulit T. rex' Seharga Rp5 Miliar, Ini Fakta di Baliknya
Rabu / 17-06-2026, 02:04 WIB
Arsenal Sepakati Syarat Pribadi dengan Gelandang Roma Manu Kone
Rabu / 17-06-2026, 02:04 WIB
Theo Hernandez Bicara Masa Depan Deschamps dan Zidane Jelang Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:56 WIB
Banque de France Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Prancis Jadi 0,5 Persen
Rabu / 17-06-2026, 01:55 WIB
Prancis Hadapi Senegal di Piala Dunia 2026 Tanpa Kejutan Formasi
Rabu / 17-06-2026, 01:55 WIB
Bank Sentral Perancis Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026 Jadi 0,5%
Rabu / 17-06-2026, 01:50 WIB
Everton Negosiasikan Kontrak Baru Idrissa Gueye di Tengah Kritik
Rabu / 17-06-2026, 01:48 WIB
Menteri PU Sesuaikan Rencana Pembangunan Indonesia Paralympic Training Center
Rabu / 17-06-2026, 01:48 WIB
Chelsea Evaluasi Masa Depan Nicolas Jackson Usai Kembali dari Bayern
Rabu / 17-06-2026, 01:40 WIB
Gambar Paten Bocorkan Desain Lucid Cosmos, EV Seharga Rp700 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 01:33 WIB
Argentina dan Prancis Siap Tempur di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:33 WIB
Segenggam Almond Sehari Bisa Revolusi Kesehatan Jantung Anda
Rabu / 17-06-2026, 01:32 WIB
Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur dengan MediaTek Dimensity 9500
Rabu / 17-06-2026, 01:32 WIB
Prancis Terapkan Strategi Menyerang Lawan Senegal di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:25 WIB






