Lucid Motors terus mempersiapkan langkah besarnya ke segmen pasar yang lebih luas.

Setelah sukses dengan sedan mewah Air dan SUV Gravity, pabrikan asal Amerika itu kini bersiap meluncurkan model yang lebih terjangkau.

>>> Daihatsu Mira TR-XX Avanzato R: Kei Car 4 Silinder Bertransmisi Manual Dilelang di AS

Gambar paten yang baru muncul mengungkapkan desain Lucid Cosmos, salah satu dari tiga kendaraan yang akan menggunakan platform midsize baru perusahaan.

Model ini diharapkan menjadi kunci bagi Lucid untuk menembus pasar massal.

Desain Terinspirasi Gravity

Dari gambar paten, Cosmos memiliki wajah depan yang mirip dengan Gravity. Lampu utama membentang lebar di atas gril bawah yang sedikit menjulur ke depan.

Kap mesinnya memiliki lekukan sudut yang memanjang dari tengah ke samping, persis seperti pada Gravity. Namun, profil sampingnya lebih lembut dengan dua garis paralel yang mengalir.

Bagian belakang menampilkan desain dovetail khas Lucid, dengan spoiler kecil di atap dan lampu horizontal panjang yang membungkus dari samping.

Tulisan 'Lucid' di bagian belakang tampak lebih besar daripada di Gravity.

Varian Performa dan Kabin Futuristik

Beberapa gambar paten menunjukkan perbedaan pada gril depan dan ventilasi belakang, mengindikasikan adanya varian berbeda. Satu varian memiliki bukaan segitiga besar yang mirip dengan mobil reli.

>>> Pembongkaran Mesin V6 Toyota Buktikan Penyebab Recall Massal

Lucid sebelumnya mengonfirmasi bahwa Cosmos akan menjadi model performa dengan akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) dalam 3,5 detik.

Di dalam kabin, dasbor didominasi oleh satu layar panjang yang berfungsi sebagai panel instrumen dan layar infotainment.

Konsol tengah memiliki dua kenop berdampingan dengan ruang penyimpanan di belakang dan bawahnya.

Ventilasi AC untuk kursi belakang terletak di konsol, dengan ruang penyimpanan kecil di atasnya.

Cosmos diperkirakan akan dibanderol mulai dari kisaran tinggi $40.000 (sekitar Rp700 jutaan) hingga $70.000 (Rp1,1 miliar) untuk varian tertinggi.

Dengan harga tersebut, Cosmos akan bersaing langsung dengan Tesla Model Y dan Rivian R2.

Platform baru yang digunakan Cosmos juga akan menjadi basis bagi Lucid Earth dan model ketiga yang akan datang.

>>> Ganti Oli Mobil Anda Mungkin Tertunda Meski Selat Hormuz Dibuka Kembali

Platform ini dirancang untuk menekan biaya produksi, sehingga harga jual bisa lebih terjangkau.