Perjalanan jarak jauh menggunakan mobil listrik semakin diminati. Salah satu kendaraan yang menarik perhatian adalah Wuling Cortez Darion EV.

Bagi pemilik yang hendak bepergian dari Jakarta ke Yogyakarta, estimasi biaya pengisian baterai dan tarif tol perlu diperhitungkan.

>>> Bursa Saham AS Menguat Imbas Penurunan Harga Minyak Dunia

Berdasarkan pengujian, konsumsi daya rata-rata mobil ini adalah 9 kilometer per kWh.

Jarak tempuh Jakarta-Yogyakarta via tol sekitar 575 kilometer.

Dengan demikian, mobil listrik ini membutuhkan pasokan daya sekitar 63,8 kWh, sementara kapasitas baterai penuhnya mencapai 69,2 kWh.

Pengemudi disarankan melakukan pengisian daya dua hingga tiga kali di SPKLU sepanjang jalur Trans-Jawa.

Tarif pengisian daya fast charging atau ultra fast charging saat ini Rp2.466,74 per kWh, dibulatkan menjadi Rp2.500 per kWh.

Biaya pengisian baterai dari Jakarta sampai Yogyakarta sekali jalan diperkirakan Rp159.500.

Angka ini berbeda dengan tarif listrik rumah tangga non-subsidi yang berkisar Rp1.400 hingga Rp1.700 per kWh.

>>> Gibran: Indonesia Harus Jadi Pemain dan Penguasa Teknologi AI

Rincian Tarif Tol Golongan I

Selain biaya listrik, pengeluaran terbesar adalah saldo kartu tol elektronik.

Perjalanan melalui Tol Trans-Jawa hingga keluar di Tol Solo-Jogja untuk kendaraan Golongan I memiliki rincian biaya sebagai berikut.

Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Rp27.000, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Rp132.000, Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Rp13.500, Tol Kanci-Pejagan Rp31.500, Tol Pejagan-Pemalang Rp66.000, Tol Pemalang-Batang Rp53.000, Tol Batang-Semarang Rp111.500, Tol Semarang ABC Rp5.500, Tol Semarang-Solo Rp92.000, dan Tol Solo-Yogyakarta Rp42.500.

Total tarif tol untuk sekali jalan mencapai Rp574.500.

Kalkulasi Total Pengeluaran Sekali Jalan

Akumulasi biaya operasional perjalanan sekali jalan Jakarta-Yogyakarta menggunakan Wuling Cortez Darion EV adalah Rp734.000. Jumlah tersebut merupakan gabungan biaya listrik Rp159.500 dan tarif tol Rp574.500.

Nominal ini adalah hitungan bersih di atas kertas, belum termasuk logistik pengemudi dan penumpang serta potensi diskon tarif tol.

>>> Menag Ajak Masyarakat Tinggalkan Hoaks di Momentum 1 Muharram

Pemilik disarankan mengisi saldo e-toll minimal Rp600.000 untuk sekali jalan, dan Rp1.200.000 untuk pulang-pergi.