Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan buruk, termasuk menyebarkan hoaks, pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri prosesi Wisuda Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

>>> Samir Proyeksikan Kinerja Pembiayaan P2P Lending Terus Tumbuh

Menag menekankan pentingnya transformasi perilaku dari negatif menjadi positif sebagai inti dari semangat hijrah.

"Hari ini adalah 1 Muharram, jadi kita berusaha untuk menghijrahkan diri kita dari sebuah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang lebih baik.

Sebuah kebiasaan yang konsumtif jadi kebiasaan yang lebih produktif," ujar Nasaruddin Umar.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada masa lalu dan mulai fokus membangun masa depan yang lebih produktif.

>>> Promo JSM Tip Top 8-10 Mei 2026: Diskon Daging, Ayam, dan Buah Segar

Jaga Etika Komunikasi Digital

Menag memberikan perhatian khusus pada pentingnya menjaga etika komunikasi di tengah pesatnya arus informasi digital.

"Kita mengajak masyarakat meninggalkan hoaks, kita tinggalkan tradisi-tradisi yang saling membicarakan aib saudara sendiri. Tetapi kita mencoba untuk memperbaiki akhlak," ujarnya.

Pemanfaatan media sosial diharapkan menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat karakter bangsa.

>>> Argentina Hadapi Aljazair di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Menag menegaskan bahwa perubahan pola pikir dan orientasi hidup harus mengarah pada pembentukan pribadi yang bermanfaat bagi sesama serta mendatangkan kedamaian dan keberkahan.