PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan penyaluran pembiayaan kendaraan atau produk BSI OTO senilai Rp 6,62 triliun hingga April 2026.

Realisasi tersebut mengalami kenaikan 13,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

>>> Chelsea Resmi Lepas Marc Cucurella ke Real Madrid

Total dana yang disalurkan digunakan masyarakat untuk membiayai pembelian sekitar 5 ribu unit kendaraan sepanjang Januari hingga April 2026.

Optimisme di Tengah Fluktuasi Ekonomi

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengonfirmasi pertumbuhan tersebut menunjukkan gairah pada sektor industri kendaraan di dalam negeri.

"Angka ini menandakan sinyal positif pertumbuhan bisnis otomotif masih menggeliat di tengah kemungkinan perilaku masyarakat yang selektif dan berhati-hati dalam membeli barang konsumsi," kata Wisnu.

>>> Antonio Ruediger Sambut Jose Mourinho sebagai Pelatih Baru Real Madrid

Minat beli masyarakat terhadap kendaraan dinilai masih terjaga, khususnya untuk kategori kendaraan listrik.

Untuk mendorong capaian tersebut, BSI secara aktif mempromosikan berbagai program menarik, termasuk skema cicilan dengan jumlah tetap hingga masa tenggang pembiayaan berakhir.

Skema angsuran tetap dinilai memberikan rasa aman bagi nasabah dan mempermudah pengelolaan perencanaan keuangan di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

>>> Mengenal Sejarah dan Makna Hari Besar Setiap Tanggal 4 Mei

Kepercayaan publik terhadap layanan keuangan berbasis syariah yang terus meningkat membuat manajemen optimis produk pembiayaan kendaraan ini akan melanjutkan tren pertumbuhan positif ke depan.