Sekitar empat miliar tahun lalu, tata surya kita mungkin menjadi panggung pertemuan kosmik yang dramatis.

Sebuah studi baru mengungkap bahwa Jupiter, planet terbesar di tata surya, nyaris hancur dan terlontar ke ruang antarbintang.

>>> Pemerintah Tetapkan Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Icarus ini menggunakan 122 simulasi komputer untuk melacak evolusi tata surya awal.

Hasilnya menunjukkan bahwa periode ketidakstabilan planet raksasa—yang dikenal sebagai model Nice—mungkin jauh lebih ekstrem dari perkiraan sebelumnya.

Model Nice dan Kekacauan Planet

Model Nice, yang dikembangkan pada 2005 di Observatorium Côte d'Azur, menjelaskan bagaimana planet-planet raksasa bermigrasi dari posisi awal mereka.

Dalam skenario ini, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus saling memengaruhi orbit, menciptakan kekacauan yang membentuk tata surya seperti yang kita kenal.

Namun, simulasi baru menunjukkan bahwa bulan-bulan Jupiter dan Uranus hanya bertahan dalam kurang dari 15% dan 9% kasus.

Ini menimbulkan pertanyaan: bagaimana satelit-satelit itu bisa selamat dari pergolakan tersebut?

>>> AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim sebagai Pelatih Baru

Planet Es Raksasa Kelima

Para peneliti dari berbagai universitas Amerika menemukan hanya dua skenario di mana bulan-bulan Jupiter dan Uranus selamat. Keduanya melibatkan keberadaan planet es raksasa kelima di tata surya awal.

Dalam skenario paling mungkin, planet kelima ini menyelamatkan Uranus dari pertemuan dekat dengan planet lain.

Sementara itu, Jupiter nyaris bertabrakan dengan planet tersebut—hanya berjarak 7 juta kilometer—cukup dekat untuk hampir melontarkan Jupiter keluar dari tata surya.

Planet yang terlontar itu kini mungkin melayang di ruang antarbintang sebagai pengembara dingin.

Para astronom Amerika juga telah memperkirakan lokasi paling mungkin untuk "Planet Sembilan" yang misterius, yang mungkin merupakan sisa dari kekacauan itu.

Meskipun hasil ini masih berdasarkan simulasi, penelitian ini memberikan petunjuk penting tentang sejarah awal tata surya.

>>> Redmi K90 Ultra Hadir dengan Kipas Pendingin Aktif dan Baterai 8.500 mAh

Seperti yang diakui para peneliti, tidak ada simulasi yang dapat mereproduksi setiap aspek secara tepat, tetapi gambaran besarnya menunjukkan bahwa sebuah planet lain mungkin pernah menjadi bagian dari kisah kosmik kita.