Wilayah super terang di pusat galaksi yang ditenagai lubang hitam supermasif aktif ternyata menyimpan rahasia besar.

Kawasan ekstrem yang dikenal sebagai Active Galactic Nuclei (AGN) ini diprediksi bisa menjadi tempat lahir bagi jutaan planet baru.

>>> Pengguna Internet Indonesia Capai 235,26 Juta Jiwa pada 2026

Kondisi ekstrem tersebut terbentuk saat lubang hitam supermasif dikelilingi oleh gas dan debu tebal yang berputar membentuk cakram akresi.

Gesekan luar biasa pada cakram tersebut memicu cahaya sangat terang yang bahkan mengalahkan pendar seluruh bintang di galaksi induknya.

Kondisi bergejolak ini awalnya dinilai mustahil untuk mendukung pembentukan planet.

Namun, bagian tepi cakram akresi diketahui memiliki suhu dan lingkungan yang serupa dengan cakram protoplanet di sekitar bintang muda.

Simulasi Komputer Ungkap Proses Pembentukan Planet

Para peneliti membuat model komputer untuk mensimulasikan lubang hitam supermasif beserta cakram akresinya. Langkah ini bertujuan mengamati kecepatan debu menggumpal dan tumbuh menjadi planet selama jutaan tahun.

"Kami menemukan bahwa jutaan planet bermassa Jupiter dapat terbentuk pada jarak puluhan parsek dari lubang hitam supermasif yang juga merupakan AGN," kata Bhupendra Mishra, anggota tim peneliti dari University of Colorado Boulder, kepada Space.

com.

"Planet-planet ini adalah raksasa debu yang massanya melebihi Jupiter. Wujudnya akan terlihat seperti bola lava."

>>> Ruben Onsu Sindir Giorgio Antonio soal Konten di Rumah Sarwendah

Mishra menjelaskan bahwa potensi pembentukan planet melonjak drastis karena cakram di sekitar lubang hitam supermasif jauh lebih kaya gas dibanding cakram matahari purba.

Proses ini dipicu oleh fenomena streaming instability yang memicu terbentuknya banyak filamen debu besar sebagai tempat lahir jutaan planet.