Meskipun planet-planet tersebut diprediksi stabil dan mampu bertahan hidup, mereka kemungkinan tidak akan menetap di sana selamanya.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa objek antariksa ini akan bergerak bermigrasi menjauh secara radial dari lubang hitam supermasif dan tepi AGN.

"Kami sangat terkejut! Hal ini belum pernah ditemukan dalam konteks cakram AGN sebelumnya menggunakan model streaming instability," ujar Mishra.

"Rekan saya, Wladimir Lyra, seorang profesor astronomi di New Mexico State University (NMSU) yang bereputasi dunia di bidang pembentukan planet, dan saya benar-benar takjub saat melihat rentang massa dan ukuran pembentukan planet ini."

Temuan ini diharapkan mampu membantu para astronom untuk memahami lebih dalam struktur jantung galaksi aktif yang misterius.

>>> Boikot ChatGPT Meluas Lewat Gerakan QuitGPT

Para ilmuwan juga berharap bisa mendeteksi langsung keberadaan kluster planet ini di masa depan menggunakan metode lensa gravitasi.