Para astronom menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) milik NASA untuk mengamati atmosfer sebuah planet raksasa langka yang memiliki suhu relatif mirip dengan Bumi.

Eksoplanet yang dinamai TOI-199b tersebut diketahui mengandung gas metana di lapisan atmosfernya, sebagaimana dilaporkan dalam Astronomical Journal.

>>> GoPay Luncurkan Kartu Ucapan Ulang Tahun Personalisasi untuk Pengguna

Penemuan ini menarik perhatian karena mayoritas planet gas raksasa yang ditemukan sebelumnya berada dalam kondisi lingkungan yang sangat ekstrem.

Di tata surya kita, Jupiter dan Saturnus sangat membeku karena letaknya yang jauh dari Matahari.

Sebaliknya, banyak planet raksasa di luar tata surya yang disebut "Jupiter panas" memiliki suhu sangat tinggi karena mengorbit terlalu dekat dengan bintangnya.

TOI-199b berada di tengah-tengah dua kondisi ekstrem tersebut.

Planet ini diklasifikasikan sebagai planet raksasa beriklim sedang atau temperate giant planets, yang merupakan kelompok langka dan menjadi objek awal yang atmosfernya dapat dipelajari secara mendalam.

Penelitian oleh Tim Ilmuwan

Riset ini dilakukan oleh gabungan tim ilmuwan dari Penn State University dan Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Institute of Technology.

Pemimpin penelitian, Renyu Hu, menilai bahwa analisis terhadap eksoplanet beriklim sedang membantu para pakar memahami mekanisme pembentukan dan evolusi sistem planet.

"Salah satu keuntungan utama mempelajari eksoplanet adalah kita dapat mengamati berbagai jenis planet yang tidak ada di tata surya kita.

Hal ini memberi wawasan baru tentang bagaimana sistem planet terbentuk dan berkembang," ujar Hu.

Eksoplanet TOI-199b diketahui mengitari bintang induk yang berjarak lebih dari 330 tahun cahaya dari Bumi. Waktu yang diperlukan untuk satu kali orbit penuh adalah sekitar 100 hari.