Teleskop James Webb Temukan Galaksi Purba LAP1-B, Ungkap Masa Awal Alam Semesta
Dunia astronomi dikejutkan oleh penemuan galaksi purba bernama LAP1-B.
Objek kosmik ini terbentuk saat alam semesta masih berusia kurang dari satu miliar tahun setelah peristiwa Big Bang.
>>> Telkom Amankan Partner Global untuk Data Center NeutraDC Batam
Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam memahami kemunculan struktur kosmik pertama dari kegelapan purba. Identifikasi LAP1-B berhasil dilakukan berkat kecanggihan James Webb Space Telescope (JWST).
Teleskop ini dirancang khusus untuk menangkap radiasi inframerah dari objek yang sangat jauh dan redup. Cahaya dari LAP1-B menempuh perjalanan selama 13 miliar tahun sebelum tertangkap sensor JWST.
Pengamatan tersebut memberikan gambaran nyata tentang kondisi galaksi pada masa awal pembentukan kosmos.
Proses ini dimungkinkan oleh fenomena lensa gravitasi, di mana gugus galaksi masif di antara Bumi dan LAP1-B memperkuat cahaya galaksi purba tersebut.
Karakteristik Kimia yang Unik
Karakteristik kimia LAP1-B menjadi salah satu aspek paling menarik bagi para ilmuwan. Berdasarkan analisis, galaksi ini memiliki kadar oksigen yang sangat rendah dibandingkan dengan Matahari.
>>> NeutraDC Nxera Batam Gandeng Gorilla Technology Kembangkan Infrastruktur AI
Kondisi primitif ini mengindikasikan bahwa LAP1-B belum melewati banyak siklus kelahiran dan kematian bintang.
Selain itu, terdapat potensi jejak Population III, yaitu generasi bintang pertama di alam semesta yang hanya terdiri dari hidrogen dan helium murni.
Penemuan yang dipublikasikan melalui kolaborasi Institute for Cosmic Ray Research, Universitas Tokyo, dan jurnal Nature ini memberikan potongan teka-teki evolusi kosmik yang hilang.
Para astronom kini dapat memvalidasi model teoretis mengenai pemadatan gas pasca-Big Bang menjadi bintang dan galaksi.
>>> Intel Luncurkan Prosesor Arc G-Series untuk Konsol Handheld
Lingkungan kimia di LAP1-B memberikan bukti terkuat bahwa ilmu pengetahuan semakin dekat untuk menemukan fajar kosmik yang sebenarnya, meskipun bintang Population III belum terlihat secara langsung.
Update Terbaru
Modifikasi Komponen Tanpa Penyesuaian Kabel Picu Kebakaran Motor Listrik
Jumat / 05-06-2026, 14:22 WIB
SCG Chemicals Divestasi Saham TPIA Senilai Rp8,8 Triliun Rampung
Jumat / 05-06-2026, 14:22 WIB
Pemerintah Batasi Ekspor Komoditas SDA Strategis Melalui BUMN
Jumat / 05-06-2026, 14:21 WIB
Apakah Film Office Romance (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Jumat / 05-06-2026, 14:20 WIB
Kapitalisasi Pasar BEI Menguap Rp5.700 Triliun Akibat IHSG Melemah
Jumat / 05-06-2026, 14:20 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Rumor Penurunan Rating Indonesia
Jumat / 05-06-2026, 14:20 WIB
Profil Audrey Jesslyn Selebgram yang Resmi Menikah dengan Hassan Alaydrus di KUA Tebet: Umur, Agama dan Akun IG
Jumat / 05-06-2026, 14:19 WIB
21 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman Tayang di Indosiar Malam Ini 5 Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 14:17 WIB
FIFA Terapkan Format Baru di Piala Dunia 2026 dengan 48 Tim
Jumat / 05-06-2026, 14:16 WIB
PT Medela Potentia Luncurkan Armada Mobil Listrik Perdana untuk Distribusi
Jumat / 05-06-2026, 14:16 WIB
Polisi Selidiki Pembunuhan Dua Turis di Taman Nasional Kruger
Jumat / 05-06-2026, 14:16 WIB
Aplikasi DANA Sediakan Fitur DANA Kaget untuk Berbagi Saldo Gratis
Jumat / 05-06-2026, 14:16 WIB
Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator Kasus Korupsi Program MBG
Jumat / 05-06-2026, 14:16 WIB
DPR Perkuat Peran Bank Indonesia Lewat Revisi UU P2SK
Jumat / 05-06-2026, 14:12 WIB






