Kawasan segitiga emas Kuningan, Jakarta Selatan, yang biasanya hiruk-pikuk oleh aktivitas bisnis dan gaya hidup metropolitan, mendadak diguncang berita duka. Tragedi tewasnya seorang pengacara muda berusia 28 tahun, RM Napitupulu, pada akhir pekan lalu menyita perhatian luas publik dan jagat maya.
 
Korban ditemukan meninggal dunia pada Sabtu, 18 Juli 2026, setelah diduga terjatuh dari ketinggian di kawasan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Peristiwa nahas ini bermula ketika korban dilaporkan jatuh dari lantai 46 Apartemen Master Piece dan mendarat di balkon lantai 2 Hotel The G.
 
Hingga Selasa, 21 Juli 2026 ini, pihak kepolisian masih terus bekerja keras mengungkap teka-teki dan penyebab pasti di balik tragedi yang merenggut sosok advokat muda yang sedang berada di puncak karier tersebut.
 

Kronologi dan Penyelagalan Polda Metro Jaya

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa aparat gabungan telah bergerak cepat mengevakuasi korban dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
 
"Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 11.20 WIB," ujar Kombes Pol Budi dalam keterangan persnya, Senin, 20 Juli 2026.
 
Budi memaparkan, dari hasil penyelidikan sementara dan analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) serta keterangan sejumlah saksi, korban diketahui datang seorang diri ke kawasan apartemen mewah tersebut.
 
"Korban diduga datang seorang diri ke Apartemen Master Piece, kemudian menuju area rel gondola di lantai 46 dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G," jelasnya. Meskipun demikian, polisi menekankan bahwa motif dan penyebab pasti peristiwa ini masih dalam tahap pendalaman forensik dan psikologis.