Intel secara resmi memperkenalkan lini prosesor terbaru bernama Intel Arc G-Series pada Juni 2026. Prosesor ini dirancang khusus sebagai otak untuk perangkat PC gaming handheld generasi berikutnya.

Varian perdana yang diluncurkan adalah Intel Arc G3 dan Intel Arc G3 Extreme. Kehadiran produk ini dipastikan akan memperketat persaingan di pasar konsol genggam berbasis Windows 11.

>>> Adopsi ChatGPT Images 2.0 di Indonesia Melonjak 70%

Arsitektur dan Fitur Unggulan

Intel Arc G-Series dibangun menggunakan fondasi Intel Core Ultra Series 3 atau Panther Lake dengan teknologi fabrikasi Intel 18A buatan Amerika Serikat.

Sistem pemrosesan dayanya mengombinasikan 2 P-Core, 8 E-Core, dan 4 LP E-Core untuk menjaga efisiensi baterai.

Sektor grafis mengandalkan GPU Intel Arc B390 berarsitektur Xe3 yang mendukung real-time ray tracing dan fitur kecerdasan buatan XeSS 3.

Teknologi XeSS 3 mencakup peningkatan resolusi gambar, penyisipan frame tambahan, dan pemangkasan waktu respons input.

>>> Kuasa Hukum Bantah Video Viral Sarwendah Sindir Ruben Onsu

Intel juga menyertakan fitur khusus seperti Mode XBOX untuk antarmuka konsol, Intel Precompiled Shaders untuk mempercepat loading game via cloud, serta konektivitas Wi-Fi 7 R2, Bluetooth 6 ganda, dan Thunderbolt 4.

Vice President and General Manager PC Product Client Computing Group Intel, Dan Rogers, menyatakan bahwa lini prosesor ini merupakan hasil inovasi terfokus selama bertahun-tahun.

"Intel Arc G-Series menghadirkan performa PC tanpa kompromi langsung di dalam genggaman Anda," ujarnya.

Detail spesifikasi lebih lanjut akan diumumkan Intel bersama mitra OEM pada ajang Computex 2026.

>>> Meteorit Sahara NWA 12774 Ungkap Keberadaan Planet Purba yang Hilang

Sejumlah perangkat genggam perdana yang dipastikan mengadopsi prosesor ini meliputi Acer Predator Atlas 8, MSI Claw 8 EX AI+, dan OneXPlayer.