IU memperluas pertarungan hukumnya melawan pencemaran nama baik secara daring.

Ia meminta pengadilan federal Amerika Serikat untuk membantu mengidentifikasi pengguna media sosial anonim yang dituduh menyebarkan informasi palsu tentang dirinya.

>>> Ma Dong Seok Ikuti Tantangan 'BAD' ATEEZ dengan Pose 'Ma-san' yang Lucu

Penyanyi dan aktris ini mengajukan permohonan untuk meminta informasi pelanggan dari Meta, perusahaan induk Threads.

Langkah ini merupakan bagian dari gugatan perdata pencemaran nama baik yang sedang berlangsung di Korea Selatan.

Menurut laporan pada 20 Juli, tim hukum IU mengajukan permohonan tersebut pada 15 Juli ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California.

Permohonan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan guna mengidentifikasi pemilik akun Threads dan mengumpulkan bukti untuk kasus hukum di Korea Selatan.

Pengajuan dilakukan berdasarkan 28 U. S.

C.

§ 1782, undang-undang AS yang memungkinkan pengadilan memerintahkan perusahaan atau individu di yurisdiksi mereka untuk memberikan bukti untuk proses hukum di negara lain.

Proses ini telah digunakan oleh selebritas Korea Selatan untuk mencari informasi tentang pengguna anonim di platform global.

Pihak IU mengidentifikasi akun Threads dengan nama pengguna "@7hy*jin", yang disebut sebagai Person A dalam pengajuan, sebagai target permohonan.

Perwakilannya mengklaim bahwa akun tersebut memposting dan membagikan 52 unggahan palsu dan jahat selama tujuh bulan, dari Maret hingga Oktober 2025.

>>> G-Dragon BIGBANG Serukan Perlindungan Warisan Dunia di Sidang UNESCO Busan

Mereka menyatakan bahwa unggahan tersebut menyebabkan kerugian serius pada reputasi dan citra publik IU.

Karena identitas pemilik akun masih belum diketahui, tim hukum IU mengatakan sulit untuk melanjutkan kasus pencemaran nama baik di Korea Selatan.