Sebuah kelompok aktivis yang menamakan diri Everyone Hates Elon mengubah iklan Kylie Jenner untuk kacamata pintar Meta Ray-Ban di halte bus London.

Dari sudut pandang tertentu, wajah Jenner berubah menjadi monster bermata serangga yang menyeramkan.

>>> MLB Larang Pemain Konsultasi AI Chatbot Sebelum Memukul

Iklan yang dirusak itu berada di dekat kantor pusat Meta di London.

Saat dilihat dari depan, gambar Jenner berubah menjadi setan hitam-putih dengan teks tebal bertuliskan "We're always watching" (Kami selalu mengawasi).

Para pengguna media sosial dengan cepat mengaitkan aksi ini dengan film fiksi ilmiah dystopian John Carpenter tahun 1988 berjudul "They Live".

Dalam film tersebut, sang protagonis menemukan kacamata hitam yang mengungkap pesan subliminal di balik papan reklame dan media lainnya.

Kacamata itu juga memperlihatkan alien bermata serangga yang menyamar sebagai manusia, mirip dengan penampakan Jenner dalam iklan yang dirusak tersebut.

"Meta telah menghabiskan waktu bertahun-tahun melacak kita secara online," kata juru bicara Everyone Hates Elon kepada majalah seni online Hyperallergic.

"Sekarang mereka ingin melacak kita di dunia nyata juga."

>>> Karyawan AI Berontak Melawan CEO, Picu PAC Tandingan

Everyone Hates Elon dibentuk tahun lalu untuk menentang Elon Musk.

Kelompok ini telah menjalankan kampanye poster gerilya yang menyebut Musk sebagai "bellend" dan memparodikan kendaraan terbaru Tesla sebagai "Swasticar".

Kacamata pintar Meta menjadi sasaran alami kampanye terbaru para aktivis.

Perangkat ini telah menuai kritik karena dianggap mudah disalahgunakan untuk mengintai korban yang tidak curiga, sehingga mendapat julukan "kacamata mesum".

"Kacamata AI baru Meta dan Ray-Ban dapat digunakan untuk merekam wanita dan anak muda secara diam-diam untuk alasan seksual," kata juru bicara kelompok itu.

"Sederhananya, itu adalah pelecehan."

>>> The Rings of Power Season 3 Hadirkan Momen Pembuatan Cincin Sauron

Kelompok itu juga bertanya secara retoris, "Miliarder bisa mendanai obat untuk kanker — jadi mengapa mereka mendanai kacamata untuk orang mesum?"