Flock Hentikan Fitur Audio Pengawas yang Kontroversial Setelah Tekanan Publik
Perusahaan teknologi pengawasan Flock secara resmi menghentikan program uji coba fitur deteksi suara manusia yang kontroversial. Keputusan ini diambil setelah gelombang protes publik yang masif.
Fitur yang disebut "human distress detection" itu memungkinkan perangkat audio selalu aktif untuk memantau suara seperti teriakan di tempat umum.
>>> Armando Niedermeier Rubio Akhirnya Bersatu Kembali dengan Putrinya yang Dirawat di Arizona
Program ini hanya tersedia untuk sejumlah kecil pelanggan dalam uji coba terbatas.
Electronic Frontier Foundation (EFF) mengumumkan penghentian fitur tersebut pada Jumat lalu. Flock menyatakan keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang dan konsultasi dengan komunitas.
Flock menjelaskan bahwa fitur tersebut dirancang untuk membantu mengidentifikasi potensi insiden kekerasan di area yang kurang efektif dijangkau alat keselamatan publik lainnya.
Namun, kekhawatiran privasi dan potensi penyalahgunaan oleh aparat penegak hukum menjadi sorotan utama.
>>> Pasangan Pengelola Daycare di Fargo Dihukum Penjara karena Kekerasan Anak dan Narkoba
Meskipun fitur ini dihentikan, EFF mengingatkan bahwa ancaman dari perangkat audio Flock belum sepenuhnya hilang.
Ribuan perangkat audio masih terpasang di berbagai komunitas di AS, seringkali tanpa pemberitahuan sebelumnya atas permintaan kepolisian setempat.
Kampanye tekanan publik yang terfokus dan gigih ini dinilai berhasil memaksa perusahaan meninggalkan program uji coba.
EFF menyebut keputusan Flock sebagai bukti bahwa tekanan publik dapat memengaruhi perusahaan dan pembuat kebijakan untuk menghentikan produk berbahaya.
>>> Assassin's Creed Black Flag Resynced Dibangun Ulang dari Awal karena Kode Asli Tak Bisa Dipakai
"Keputusan Flock untuk mengakhiri 'deteksi kesusahan' untuk suara manusia adalah sebuah kemenangan," kata EFF dalam pernyataannya.
Update Terbaru
Survei: Populasi Orangutan Sumatera Menurun, Tantangan Konservasi Masih Besar
Selasa / 21-07-2026, 10:53 WIB
Bayern Muenchen Resmi Perpanjang Kontrak Konrad Laimer hingga 2029
Selasa / 21-07-2026, 10:49 WIB
Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 10:49 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP Pakai KTP, Begini Langkahnya
Selasa / 21-07-2026, 10:48 WIB
Yusril: KPK Belum Perlu Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Selasa / 21-07-2026, 10:48 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 22 - 26 Juli 2026
Selasa / 21-07-2026, 10:43 WIB
Pertamina Pastikan Pasokan Avtur di Sumsel Aman untuk Dukung Penerbangan
Selasa / 21-07-2026, 10:43 WIB
Legenda Real Madrid Kecam Kekasaran Argentina di Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 10:42 WIB
Jepang Ciptakan Kulkas Manusia yang Mendinginkan Tubuh dalam 5 Menit
Selasa / 21-07-2026, 10:42 WIB
iQOO 16T Bocor: Layar 2K Samsung dan Snapdragon 8 Elite Gen 6
Selasa / 21-07-2026, 10:42 WIB
Penampilan Shakira di Piala Dunia Viral, Kisah Selingkuh Gerard Pique Kembali Dibahas
Selasa / 21-07-2026, 10:42 WIB
Ramalan Zodiak 21 Juli: Capricorn Disarankan Berhemat, Aquarius Kendalikan Pengeluaran
Selasa / 21-07-2026, 10:42 WIB
Praktik Curang Registrasi SIM Card Biometrik Terungkap, Ini Bahayanya
Selasa / 21-07-2026, 10:42 WIB







