Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 tidak hanya menyisakan kekecewaan karena gagal mempertahankan gelar.

Perilaku para pemain Tim Tango sepanjang pertandingan hingga setelah peluit panjang juga menuai kecaman dari berbagai tokoh sepak bola dunia.

>>> Jepang Ciptakan Kulkas Manusia yang Mendinginkan Tubuh dalam 5 Menit

Salah satu kritik paling tajam datang dari legenda Real Madrid dan mantan pemain Timnas Inggris, Steve McManaman.

Ia menilai Argentina tampil terlalu kasar dan gagal menunjukkan sikap yang pantas di laga sebesar final Piala Dunia.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Ferran Torres menjadi penentu kemenangan La Furia Roja lewat gol pada babak perpanjangan waktu.

Selain kalah, Argentina juga kehilangan Enzo Fernandez yang menerima kartu merah setelah mengoleksi dua kartu kuning.

Sepanjang pertandingan, Tim Tango tercatat melakukan 24 pelanggaran dan menerima lima kartu kuning.

Kritik Pedas McManaman

Menurut McManaman, permainan keras Argentina sudah melewati batas dan merusak kualitas pertandingan. "Mereka adalah tim terbaik di dunia dengan pemain terbaik di dunia.

Namun mereka memukul, mendorong, menendang, menekel dengan kasar sepanjang laga," kata McManaman, dikutip dari ESPN.

Ia menilai pertandingan final seharusnya menjadi panggung terbaik sepak bola dunia, bukan dipenuhi aksi-aksi yang mencederai sportivitas. "Seluruh dunia melihat pertandingan ini.

>>> iQOO 16T Bocor: Layar 2K Samsung dan Snapdragon 8 Elite Gen 6

Jika Anda bukan pecinta sepak bola dan menonton final ini, Anda akan meminta pertandingan dihentikan," ujarnya.

Kritik McManaman tak berhenti pada permainan selama 120 menit. Ia juga menyoroti keributan yang pecah setelah laga usai.