Leandro Paredes dan Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) terancam sanksi berat dari FIFA menyusul kericuhan yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026.

Insiden itu berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7). Paredes menjadi pusat kericuhan antarpemain.

>>> Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Minta Diubah Jadi Laut Natuna

Paredes kedapatan melakukan tindakan agresif kepada Eric Garcia dan Gavi. Kericuhan dipicu oleh aksi Nahuel Molina kepada Rodri yang sedang merayakan gelar juara.

Rodri dan Gavi kemudian menegur Molina. Saat itulah Paredes masuk dan bertindak agresif ke Gavi, yang berujung kartu merah untuk Paredes.

Ancaman Sanksi Berat

Mengacu Kode Disiplin FIFA, sebagaimana dilansir Mundo Deportivo, Paredes terancam larangan minimal tiga pertandingan karena perilaku agresif.

>>> Daftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Lengkap 1930-2026

Kode Disiplin FIFA menyebutkan, "Setidaknya tiga pertandingan atau jangka waktu yang sesuai untuk menyerang (termasuk menyikut, meninju, menendang atau menggigit; meludah atau memukul) lawan."

Tak hanya Paredes, asisten pelatih Lionel Scaloni, Fabian Ayala, juga bisa mendapat sanksi serupa karena terlibat perkelahian dengan Dani Olmo dan Eric Garcia.

AFA juga terancam denda atas insiden saat penyerahan trofi Piala Dunia 2026. Dalam prosesi tersebut, pemain Argentina membalikkan badan memunggungi panggung utama.

>>> Indonesia Siap Luncurkan Bensin E10 pada 2027

FIFA telah mengeluarkan pernyataan resmi akan menginvestigasi insiden pada final Piala Dunia 2026. FIFA tak segan memberikan sanksi keras kepada pelanggar Kode Disiplin.