FIFA resmi membuka investigasi disiplin terkait kericuhan yang terjadi setelah pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Insiden tersebut terjadi di Stadion MetLife, Amerika Serikat, setelah Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina.

>>> Poin-poin UU Pusat Finansial Indonesia yang Baru Disahkan DPR

Laporan Reuters menyebutkan FIFA telah menunjuk jaksa disiplin khusus untuk menyelidiki keributan itu secara mendalam.

Kericuhan Dipicu Tindakan Leandro Paredes

Pertandingan final berlangsung ketat dengan skor imbang tanpa gol di waktu normal 2x45 menit.

Kericuhan bermula setelah peluit panjang berbunyi, saat gelandang Argentina Leandro Paredes melakukan tindakan kasar kepada dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi.

Tindakan tersebut memicu reaksi keras dan terjadi saling dorong antara kedua tim di tengah lapangan.

>>> DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie

Staf pelatih dan pihak keamanan harus turun tangan untuk memisahkan kedua kubu.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni bahkan terpaksa menenangkan para pemainnya yang tersulut emosi.

Paredes Dapat Kartu Merah Pascapertandingan

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, memberikan kartu merah langsung kepada Paredes meski pertandingan telah berakhir.

Hukuman tersebut diprediksi menjadi salah satu fokus dalam investigasi disiplin FIFA.

>>> Iran Klaim Hantam Pusat Data Amazon di Bahrain dengan Rudal Jelajah

FIFA berpotensi memberikan sanksi tambahan kepada pihak Argentina terkait insiden ini.