Kemegahan FIFA World Cup 2026 tidak lepas dari sentuhan tangan dingin seorang wanita asal Indonesia. Welah Hatta dipercaya sebagai Senior Stage Manager untuk rangkaian seremoni pembukaan hingga penutupan.

Kepercayaan ini diraih berkat pengalaman 16 tahun di industri tata panggung. Welah bekerja bersama Balich Wonder Studio, rumah produksi global ternama.

>>> Harga Langganan Apple Naik Serempak, dari Apple Music hingga iCloud

Melalui akun Instagram @wellahhatta, ia menulis, "This June marks 16 years of my career in the awesome world of Stage Management."

Unggahan itu mencerminkan rasa syukur atas perjalanan kariernya.

Sebelum Piala Dunia 2026, Welah telah menangani berbagai ajang besar.

Ia terlibat di Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, SEA Games 2019, PON XX Papua 2021, Dubai Expo 2020, FIFA World Cup Qatar 2022, dan Saudi Games 2024.

Pada FIFA World Cup 2026, tanggung jawabnya tersebar di tiga lokasi.

Opening Ceremony di SoFi Stadium Los Angeles, Fourth of July Pre-Match Ceremony di Philadelphia, dan Closing Ceremony di MetLife Stadium New York-New Jersey.

>>> Harga Rumah Nasional Naik Tipis 1,1%, Pasar Sekunder Makin Selektif

Tugas Senior Stage Manager tidak hanya mengatur alur teknis pertunjukan. Welah juga menyelaraskan koordinasi ratusan hingga ribuan pengisi acara, tim teknis, dan pengamanan VIP di stadion.

Salah satu momen berkesan adalah interaksinya dengan aktor Tom Cruise saat latihan. "Pas latihan HP ditinggal di office, terus dia out of nowhere nawarin foto bareng.

Pas bilang gak bawa HP, dia nyuruh orang di lapangan buat fotoin terus dia mastiin fotonya dikirim ke aku," kenang Welah.

Meski sibuk dengan agenda internasional, Welah tetap aktif di panggung musikal Tanah Air.

Ia pernah menangani Perahu Kertas Musical, Cek Toko Sebelah Musical, The Addams Family Musical, dan Interaksi Musical.

>>> Skill dan Build Terbaik Han Xin di Honor of Kings

Kisah Welah Hatta menjadi bukti bahwa wanita Indonesia mampu bersinar di industri hiburan kelas dunia. Kepemimpinan yang tenang, terstruktur, dan penuh empati membawanya ke puncak karier internasional.