Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, memastikan kesiapan operasional Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan avtur guna mendukung kelancaran transportasi udara di Sumatera Selatan.

>>> Legenda Real Madrid Kecam Kekasaran Argentina di Final Piala Dunia 2026

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari Management Walkthrough (MWT) yang bertujuan memastikan operasional berjalan aman, andal, dan memenuhi standar keselamatan.

Kegiatan ini juga mendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh fasilitas operasional Pertamina.

Saat meninjau AFT SMB II pada Senin (20/7/2026), Mochamad Iriawan mengapresiasi kinerja para perwira Pertamina yang terus menjaga keandalan layanan avtur.

Hal ini terutama penting pada periode mobilitas penerbangan yang tinggi.

"Keandalan operasional di AFT SMB II harus terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran transportasi udara dan terpenuhinya kebutuhan energi sektor penerbangan.

Bagi Pertamina, setiap layanan yang andal pada akhirnya bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Mochamad Iriawan.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan AFT SMB II dalam menjaga On-Time Performance (OTP), terutama saat menghadapi lonjakan permintaan pada masa Ramadan dan Idulfitri, Natal dan Tahun Baru, maupun musim penerbangan haji.

>>> Jepang Ciptakan Kulkas Manusia yang Mendinginkan Tubuh dalam 5 Menit

"Ketepatan waktu pengisian avtur pada periode-periode dengan mobilitas tinggi merupakan bukti dedikasi dan profesionalisme seluruh tim.

Keandalan layanan ini berkontribusi menjaga kelancaran operasional penerbangan sekaligus memberikan kepastian layanan bagi masyarakat," ujarnya.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, kebutuhan avtur di AFT SMB II juga terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, AFT SMB II mencatat total penyaluran avtur sebesar 34.594 kiloliter.