Untuk memastikan seluruh kebutuhan tersebut terpenuhi, AFT SMB II didukung tujuh unit mobil refueler yang bersiaga penuh di apron bandara.

Menurut Mochamad Iriawan, kesiapan infrastruktur, personel, dan sistem operasional menjadi faktor penting agar Pertamina dapat merespons peningkatan kebutuhan energi, khususnya pada masa lonjakan (peak season) secara cepat, aman, dan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Management Walkthrough bukan sekadar agenda inspeksi, melainkan wadah untuk memastikan budaya keselamatan kerja berjalan konsisten, memperkuat mitigasi risiko, serta mendorong penyempurnaan operasional secara berkelanjutan.

Ia juga menginstruksikan penguatan kesiapsiagaan melalui pengujian berkala sistem proteksi kebakaran, peningkatan manajemen risiko, serta optimalisasi pemanfaatan sistem Digital Ground Operation (DGO) atau PADMA untuk memantau proses pengisian hingga validasi transaksi secara real time.

>>> iQOO 16T Bocor: Layar 2K Samsung dan Snapdragon 8 Elite Gen 6

Digitalisasi tersebut diharapkan semakin meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan avtur di Bandara SMB II Palembang.