Kementerian Kehutanan Indonesia merilis hasil survei terbaru yang memperkirakan populasi orangutan Sumatera sebanyak 11.694 individu dan orangutan Tapanuli sebanyak 716 individu.

Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengatakan survei periode 2021-2023 ini mengungkap tantangan serius dalam upaya pelestarian.

>>> Bayern Muenchen Resmi Perpanjang Kontrak Konrad Laimer hingga 2029

Salah satu temuan utama adalah penurunan populasi orangutan Sumatera jika dibandingkan dengan data tahun 2011.

Selain itu, orangutan Tapanuli di lanskap Batang Toru berada dalam kondisi sangat rentan.

Data Ilmiah sebagai Dasar Kebijakan

Rohmat menegaskan data ilmiah yang dihasilkan dari survei ini menjadi fondasi penting untuk merumuskan kebijakan konservasi yang tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran resmi pada Senin (21/7/2026).

>>> Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026

Pemerintah berencana memperkuat upaya konservasi melalui perlindungan habitat, penegakan hukum, pengelolaan kawasan konservasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Langkah ini sejalan dengan rencana strategis kementerian.

Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati

Kementerian juga akan melakukan penilaian viabilitas populasi dan habitat guna mendukung implementasi Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia 2025-2045.

>>> Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP Pakai KTP, Begini Langkahnya

Upaya ini diharapkan dapat membalikkan tren penurunan populasi dan memastikan kelangsungan hidup kedua spesies orangutan yang terancam punah.